5.724 Napi di Riau Dapat Remisi Lebaran Idul Fitri, 40 Napi Langsung Bebas

5.724 Napi di Riau Dapat Remisi Lebaran Idul Fitri 1442, 40 Napi Langsung Bebas

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Ilustrasi : 5.724 Napi di Riau Dapat Remisi Lebaran Idul Fitri, 40 Napi Langsung Bebas 

5.724 Napi di Riau Dapat Remisi Lebaran, 40 Napi Langsung Bebas

 

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Sebanyak 5.724 orang narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Provinsi Riau Riau mendapatkan remisi Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Setelah mendapatkan pengurangan masa hukuman yang diberikan, 40 orang napi dari 5.724 orang langsung bisa menghirup udara bebas.


“Selamat kepada seluruh narapidana dan anak pidana yang mendapatkan remisi Idul Fitri 1442 Hijriyah. Semoga kita terus dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Jadilah insan yang taat hukum, berakhlak mulia dan berbudi luhur, serta jadi insan yang berguna bagi nusa dan bangsa,” kata  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Riau, Pujo Harinto Kamis (13/5/2021).

Pujo Harinto mengatakan, dengan pemberian remisi ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari serta meningkatkan optimisme dalam menjalani sisa masa pidana. 

Baca juga: Foto: Pawai Obor dan Takbir Keliling di Tenayan Raya, Pekanbaru


Pujo Harinto memaparkan, narapidana di Lapas Kelas IIA Pekanbaru menjadi penerima remisi paling banyak, yaitu sebanyak 876 orang.


Kemudian disusul Lapas Kelas IIA Bengkalis sebanyak 818 narapidana, dan Lapas Kelas IIA Bangkinang sebanyak 747 narapidana. 


Selanjutnya, Lapas Kelas IIA Bengkalis menjadi lapas yang narapidananya paling banyak menerima RK II, yaitu sebanyak 9 orang. Kemudian Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi dan Lapas Kelas IIA Bangkinang masing-masing sebanyak 7 orang. 


Secara nasional, Kemenkumham RI memberikan remisi total kepada 121.026 narapidana beragama Islam, dan 550 orang langsung bebas. 


Penerima remisi Idul Fitri paling banyak berasal dari Sumatera Utara yaitu 14.906 orang, Jawa Timur sebanyak 13.223 orang, dan Jawa Barat sebanyak 11.776 orang.

Baca juga: Festival Lampu Colok, Tradisi Gotong Royong dan Jaga Kekompakan Pemuda Desa di Bengkalis


Pemberian remisi ini diklaim menghemat anggaran negara sebanyak Rp 62 miliar dari rata-rata anggaran biaya makan sebesar Rp 17 ribu per hari per orang.


Pemberian hak remisi dilakukan secara cepat dan transparan melalui Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) tanpa pungutan liar karena dilakukan secara online dengan akurasi data yang tinggi.


Besaran pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan meliputi 15 hari, satu bulan, satu bulan 15 hari hingga dua bulan.

Baca juga: Tarian Api Warnai Pembukaan Festival Lampu Colok di Kepulauan Meranti

Baca juga: Nama 6 Calon Rektor UIN Suska Riau Telah Diserahkan Ke Kemenag RI

--
(tribunpekanbaruwiki.com/Rizky Armanda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved