Nurfitri Agustia Sukses Jalankan Bisnis MLM

Nurfitri Agustia merupakan ibu rumah tangga yang terbilang sukses menjalankan bisnis Multi Level Marketing (MLM) di Kota Pekanbaru

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Nurfitri Agustia 

Nurfitri Agustia Sukses Jalankan Bisnis MLM


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Nurfitri Agustia merupakan ibu rumah tangga yang terbilang sukses menjalankan bisnis Multi Level Marketing (MLM).

Tentu bukanlah mudah untuk mencapai kesuksesan tersebut, bagi Nurfitri Agustia kerja keras adalah kuncinya.

Usaha tidak akan membohongi hasil, kalimat itulah yang keluar saat Nurfitri Agustia berbicang tetang pengalamannya dengan tribunpekanbaruwiki.com, Jumat lalu (7/5/2021).

Kini Nurfitri Agustia telah berada pada level kakap di jaringan MLM pada sebuah perusahaan distributor satu merk produk kecantikan. Berkat bisnis ini, ia telah berangkat umrah.

Sebenarnya, Nurfitri Agustia sudah harus dua kali umrah ke tanah suci. Kedua pada 2020 lalu. Tetapi karena pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), wisata relijinya ditunda.

Nurfitri Agustia juga telah berkeliling dunia melalui hadiah dari bisnisnya. Beberapa negara telah dikunjungi seperti Dubai, Vietnan, Swiss, Italia dan Liechtenstein. Thailand dan Mesir urung dia kunjungi karena pandemi.

Nurfitri Agustia telah memikiki ribuan jaringan di bawanya. Tersebar di seluruh tanah air. Jaringan ini terkumpul sejak mulai bergabung dengan bisnis ini pada Desember 2017.

Baca juga: Nama 6 Calon Rektor UIN Suska Riau Telah Diserahkan Ke Kemenag RI

Baca juga: Lendot, Kuliner Turun Temurun Saat Ramadhan di Kuala Kampar Pelalawan

"Awalnya November 2017 saya mulai produk Nu Amoorea karena bermasalah dengan kulit. Kelihatan ada perubahan dan merasakan sendiri manfaat produk," ujar Nurfitri Agustia.

Sebulan kemudian, Nurfitri Agustia memilih bergabung dengan bisnis MLM. Tetapi belum begitu menekuninya. Ia hanya ingin menjual dan dapat bonus. Kala itu, ia masih bekerja di sebuah perusahaan swasta.

Ibu satu anak ini ingin membuktikan bonus yang dijanjikan perusahaan. Tia mengaku termasuk orang yang tidak mudah percaya dengan tawaran bisnis.

Nurfitri Agustia pun mengikuti serangkaian program perusahaan untuk mendalami bisnis yang mulai digeluti. Ia melihat orang yang ditawarinya merasakan manfaat produk tersebut. Sehingga mulai penasaran.

"Otomatis saya pengen tau. Sistemnya bagus atau tidak, produknya bagus atau tidak. Saya termasuk tidak terlalu mudah percaya. Setelah buktikan dapat bonus, baru serius 100 persen," ujar Tia.

Sejak itu, Nurfitri Agustia gencar menawarkan produk dan merekrut jaringan bisnis. Ia memanfaatkan fasilitas berupa sistem bisnis yang diterapkan dan program pengembangan dari perusahaan.

Nurfitri Agustia memulai menawarkan bisnis ini kepada orang terdekat. Seperti keluarga, teman alumni sekolah dan teman kerja. "Saya catat semua. Kalau orang sudah senang dengan suatu pekerjaan, pasti bisa berusaha apa saja. Pokoknya tiap hari prospek," ujarnya.

Ia melakukan proses pendekatan emosional terlebih dahulu. Ia tidak mau langsung berbicara bisnis. Ia perlu mempelajari orang yang akan dijadikan mitra.

Nurfitri Agustia memahami karakter, mengetahui pekerjaan bahkan hingga menelusuri tempat tinggal calon jaringan. Ia terlebih dahulu mesti menumbuhkan kepercayaan orang terhadapnya.

"Bisnis adalah soal kepercayaan. Kalau orang sudah percaya sama kita, orang itu akan mau kita arahkan," kata wanita 33 tahun ini.

Ia mengaku tidak mudah meyakinkan orang di saat pesimistis terhadap MLM berkembang di tengah masyarakat. Ia tidak begitu saja berputus asa ketika orang menolak tawarannya.

Baca juga: Masjid Jami Air Tiris di Kampar Riau, Masjid Tertua Dibangun Tanpa Paku

Baca juga: Daftar Empat Titik Penyekatan Larangan Mudik Lebaran 2021 di Indragiri Hulu Riau

Setiap peluang Nurfitri Agustia tangkap. Seperti memprospek sesama orangtua murid di sekolah anaknya, guru hingga pertemanan di media sosial.

Tia menikmati setiap usaha yang dilakukan. Sehingga ia tidak menganggap penolakan terhadap tawarannya sebagai kegagalan. Ia berpikir, orang bisa saja berubah pikiran atau membutuhkannya suatu saat.

Selama dua tahun menjalankan bisnis, Tia masih berstatus sebagai karyawan di perusahaan swasta. Ia mengundurkan diri dari tempatnya bekerja pada 2019.

"Saya resign. Soalnya sudah nggak dapat cuti lagi," kata Tia. Cuti dari perusahaannya terpakai untuk melakukan perjalanan penghargaan dari bisnisnya.


Produktif Selagi Muda

Nurfitri Agustia adalah istri dan ibu seperti wanita lannya. Tugas di keluarga kecilnya tetap ia laksanakan. Baginya, tidak ada masalah meski harus berbagi waktu untuk bisnis.

"Bisnis nggak jadi beban. Sehingga menyenangkan," ungkap Tia. Ia menjalani rutinitasnya dengan simpel dengan manajemen waktu.

Ia sudah menyusun jadwal untuk sepekan ke depan. Menurutnya, dengan mengoptimalkan penggunaan waktu delapan jam satu hari sudah sangat cukup untuk menjalankan bisnis.

Tia mengutamakan tanggung jawab. Yakni, tanggung jawab kepada jaringannya yang telah direkrut bergabung. "Kita sudah rekrut orang, kita bertanggungjawab menyukseskannya," tutur dia.

Baca juga: Masjid Jami Air Tiris di Kampar Riau, Masjid Tertua Dibangun Tanpa Paku

Baca juga: April 2021, Covid-19 di Riau Tembus 9 Ribu Lebih Kasus

Waktu efektifnya berbisnis juga sering terpakai untuk mempererat silaturahmi dengan jaringan. Komunikasi dengan jaringan pastinya tidak selalu membahas bisnis. Ia kerap mendengar curahan hati tentang pribadi.

"Saya terbuka aja. Sebisa saja kasih masukan. Kalau orang sudah mau cerita masalah pribadi, berarti orang itu percaya dengan kita. Kepercayaan itu yang harus dijaga," ujar Tia.

Menurut Tia, wanita mesti produktif selagi muda. Waktu hanya di rumah tanpa berbuat apa-apa akan terbuang sia-sia. "Selagi kita mampu, muda, aktif, produktiflah. Jangan nanti sudah tua, nyesal," tandasnya.

Era sudah berubah. Bisnis bisa dijalankan dari rumah. Apalagi di masa pandemi Covid-19. Semua aktivitas bisnis bisa dilakukan secara daring.

"Sekarang ada Whatsapp Group. Bisa via Zoom untuk prospek, produk, memotivasi juga via online," kata Tia.


Profil

Nama : Nurfitri Agustia, SKM
TTL : Pagar Alam, 4 Agustus 1987
Alamat : Pekanbaru
Suami : M. Dodi AW
Anak : Alvaro Van Dotii
Motto : Kesempatan untuk sukses semua orang itu sama, maka Berusahalah.
Percaya diri serta iringi dengan Do'a.
Hobi : Travelling, Shopping
Karir : Bussiness Woman
Prestasi : Diamond Distributor PT. DEP
Keliling dunia melalui bisnis PT. DEP :
- Umroh dan Dubai (Januari 2019 )
- Vietnam (April 2019)
- Switzerland + Italia + Liechtenstein (Februari 2020)
- Thailand (ditunda karena Covid)
- Umroh + Mesir (ditunda karena Covid)
- Bali (April 2021)


--

(tribunpekanbaruwiki.com/ Nando)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved