Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, Dua SMP di Kuansing Ditutup Sementara

Dua SMP di Kabupaten Kuansing harus dihentikan sementara karena ada sisiwa dan guru yang terkonfirmasi covid-19.

tribunpekanbaruwiki.com
Ilustrasi: Siswa SMP Negri 23 Pekanbaru Menggunakan masker dan menjaga jarak saat belajar tatap muka hari pertama, Senin (8/2/2021) 

Guru dan Siswa Terpapar Covid, Dua SMP di Kuansing Ditutup Sementara

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Akibat adanya guru dan murid yang terpapar virus covid-19 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), dua SMP ditutup sementara dan kembali melakukan belajar daring.

Dua Sekolah Menengah Pertama yang ditutup sementara tersebut yakni SMPN 4 Singingi dan SMPN 1 Kuantan Mudik.

Hal ini pun dibenarkan oleh pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kuansing.

"Iya. Dua sekolah itu sekarang gelar daring (dalam proses belajar mengajar)," kata Plt kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing, Masrul Hakim pada tribunpekanbaruwiki.com, Jumat (30/4/2021).

Untuk SMPN 4 Singingi, yang terpapar yakni seorang siswa. Sedangkan SMPN 1 Kuantan Mudik yang seorang guru.

Baca juga: 76 Pelanggar Terjaring Razia Prokes di Mandau Bengkalis

Karena ditemukannya kasus covid-19 tersebut, pihaknya menghentikan sementara belajar tatap muka terbatas di kedua sekolah tersebut.

"Demi keselamat kita semua, kita hentikan sementara (belajar tatap muka terbatas) selama 10 hari kedepan," terangnya.

Sebelumnya, hal yang sama juga terjadi pada SMPN 1 Teluk Kuantan. Saat itu seorang guru terpapar covid-19. Belajar tatap muka pun dihentikan sementara.

MAN 1 Teluk Kuantan juga demikian. Sejumlah siswa terpapar covid-19.

Dua pekan terakhir ini, kasus covid-19 melonjak di Kuansing.

Hingga Kamis (29/4/2021), total kasus covid-19 di Kuansing tembus seribu kasus lebih. Tepatnya 1.043 kasus.

Dari jumlah tersebut, 878 pasien dinyatakan sembuh. Sebanyak 24 pasien meninggal dunia.

Kasus aktif sendiri sebanyak 141 kasus. Terdiri dari 121 pasien isolasi mandiri dan 20 pasien dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Siak Riau Didomuniasi Klaster ASN dan Guru

Baca juga: Kisah Alfino Raditya Akbar, Bocah 10 Tahun Donasikan Celengannya Untuk Dhuafa Penghafal Al-Quran

--
(tribunpekanbaruwiki.com / Palti Siahaan)

Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved