Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru - Bangkinang Tinggal 10 Kilometer Lagi

Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru - Bangkinang Tinggal 10 Kilometer Lagi, lahan milik masyarakat dan kawasan hutan.

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru - Padang 

Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru - Bangkinang Tinggal 10 Kilometer Lagi

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Persoalan pembebasan lahan untuk pembangunan tol Pekanbaru - Bangkinang belum seluruhnya tuntas. Masih ada 10 kilometer lagi yang masih terkendala pembebasan lahan. Akibatnya pembangunan konstruksi jalan tol Pekanbaru - Bangkinang sepanjang sepanjang 40 kilometer ini tidak bisa dikerjakan.

"Sisa kawasan yang belum dibebaskan itu ada 10 kilometer lagi," kata Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Riau, Ariadi, Rabu (28/4/2021).

Lahan yang belum dibebaskan tersebut ada lahan milik masyarakat dan kawasan hutan. Rincianya 6,5 kilometer lahan milik masyarakat dan 3,5 kilometer lahan kawasan hutan.

"Lahan milik masyarakat dalam proses musyawarah ganti rugi," katanya.

Sedangkan untuk lahan yang masuk kawan hutan masih menunggu pembebasan izin lahan kawasan hutan untuk progres pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru-Bangkinang.

Baca juga: Covid-19 Meningkat, Polresta Pekanbaru Lakukan Penyekatan Jalan, Berikut Lokasinya

Lokasi kawasan hutan itu berada di Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar. Saat ini belum ada satu pun proses pengerjaan kontruksi di tempat tersebut.

Ariadi mengungkapkan, pengajuan pembebasan lahan di kawasan hutan milik negara, telah diajukan oleh pihak Hutama Karya, bersama Dinas LHK Riau dan Dinas PUPR, ke Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), agar bisa memberikan izin lahan kawasan hutan tersebut.

“Jadi ada izin kawasan hutan yang belum dibebaskan itu sepanjang 3,5 Km, dan itu dekat kali dari Pekanbaru, di Rimbo Panjang. Pihak HK sudah bersurat ke Kementerian LHK izin pelepasan lahan karna ini milik negara. Ini sudah dibahas di Dinas PUPR rapatnya, lahannya dekat Rimbo Panjang Kualu Nenas, kawasan hutan. Sudah menyurati tinggal proses di Kementrian,” katanya.

Dijelaskan Ariadi, selain izin kawasan hutan, lahan yang belum dibebaskan milik masyarakat juga masih ada yang harus dibebaskan. Lahan yang akan masyarakat yang akan dibebaskan 6,5 kilometer dari pertemuan dengan masyarakat sudan sepakat untuk dilakukan proses ganti rugi lahan, sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Suriadi, Warga Rohul yang Tinggal di Gubuk Beratap Terpal Dapat Bantuan Rumah Layak Huni

“Untuk konstruksi yang sudah selesai itu sekitar 30 kilometer yang selesai, seperti yang telah kita tinjau bulan lalu. Tapi yang betul-betul selesai dan bisa beroperasi itu sekitar 22 kilometer. Sisanya dalam proses penyelesaian," katanya.

Saat disinggung kapan target Tol Pekanbaru - Bangkinang sepanjang 40 kilometer ini bisa dioperasikan untuk masyarakat umum, Ariadi mengungkapkan, berdasarkan informasi yang ia terima dari pihak Hutama Karya (HK) tol Pekanbaru - Bangkinang ditargetkan beroperasi tahun ini.

"Dari pihak HK mengatakan tahun ini bisa dioperasionalkan, tapi kapan itu kita tunggu hasilnya," katanya.

Baca juga: Oknum Polisi Caci Maki Kru Nanggala-402 di Facebook, Kabareskrim Bertindak

Baca juga: 4 Pokso Penyekatan Larangan Mudik Akan Didirkan di Perbatasan Riau


--

(tribunpekanbaruwiki.com/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved