Insentif Nakes Covid 19 di Meranti Belum Cair Selama 8 Bulan

Nakes Covid 19 di Meranti Belum Terima Insentif Selama 8 Bulan, pencairan tersebut masih terkendala data yang belum lengkap

Editor: Aan Ramdani
Isimewa
Ilustrasi: sejumlah warga binaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru saat menjalani proses swab test belum lama ini.(istimewa) 

Nakes Covid 19 di Meranti Belum Terima Insentif Selama 8 Bulan

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar menerima keluhan dari tenaga kesehatan Covid-19 yang belum menerima insentif hingga saat ini.

Tidak tanggung-tanggung insentif yang belum diterima tersebut selama 8 bulan sejak tahun 2021 hingga saat ini.

"Jadi itu ada 4 bulan di tahun 2020, dan 4 bulan tahun 2021 ini belum diterima oleh nakes, itu keluhan yang saya terima dari nakes," ujar Asmar kepada tribunpekanbaruwiki.com Sabtu (24/4/2021) malam.

Dirinya mengatakan telah memerintahkan OPD terkait agar segera memproses hal ini, dan segera melakukan pencairan apabila tidak ada lagi kendala.

"Saya sudah sampaikan apabila uangnya ada dan bisa dikeluarkan agar segera diproses, jangan lama-lama lagi. Karena mereka ini juga bekerja, kasian kalau tidak dicairkan." Tegas Wabup Asmar.

Baca juga: Ingin Ada Pusat Pelayanan Usaha Terpadu di Meranti, Bupati Muhammad Adil Temui Menkop UMKM

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti Misri Hasanto saat dikonfirmasi mengaku sempat mengajukan pencairan instensif tersebut pada tahun 2020. Hanya saja saat pengajuan kepada pihak BPKAD Kepulauan Meranti masih ada syarat yang belum terpenuhi.

"Pas kita ajukan belum bisa dicairkan karena persyaratannya harus diverifikasi terlebih dahulu, saat itu datanya ada yang belum lengkap," ujar Misri.

Dikatakan Misri untuk pengajuan pencarian insentif tersebut masih diproses saat ini.

Sementara itu Kepala BPKAD Kepulauan Meranti Bambang Suprianto mengaku bahwa pada tahun lalu pihak Dinas Kesehatan terlambat mengajukan berkas untuk insentif Nakes Covid-19, sehingga sampai saat ini belum bisa dilakukan pencairan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved