Festival Lampu Colok, Tradisi Turun Temurun di Bengkalis Saat Ramadhan

Festival Lampu Colok merupakan salah satu tradisi rutin yang dilakukan oleh masyarakat di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau saat bulan suci Ramadhan.

tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir
Menara Lampu Colok terlihat indah dalam pelaksanaan Festival Lampu Colok di Kabupaten Bengkalis saat ramadhan beberapa tahun lalu . 

Festival Lampu Colok, Tradisi Turun Temurun di Bengkalis Saat Ramadhan


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Festival Lampu Colok merupakan salah satu tradisi rutin yang dilakukan oleh masyarakat di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau saat bulan suci Ramadhan.

Festival Lampu Colok ini sempat ditiadakan pada Ramadhan tahun 2020 lalu. Namun, pada tahun Ramadhan 1442 Hijriyah/2021 ini Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bengkalis memastikan akan menggelar agenda tahunan ini.

Kegiatan Festival Lampu Colok yang dimilai malam ke 27 Ramadhan ini juga sudah diinformasukan kepada masyarat di Kampung-Kampung yang ada di Bengkalis.

Pada Minggu 25 April 2021, suasana persiapan untuk memeriahkan Festival Lampu Colok ini sudah terlihat dilakukan oleh para pemuda di kampung masing-masing.

Satu diantaranya suasana persiapan Festival Lampu Colok dilakukan pemuda di Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

suasana persiapan Festival Lampu Colok dilakukan pemuda di Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Minggu (25/4/2021).
suasana persiapan Festival Lampu Colok dilakukan pemuda di Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Minggu (25/4/2021). (tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Baca juga: Tradisi Bangunkan Sahur di Tembilahan Riau Masih Bertahan

Baca juga: Petang Megang, Tradisi Melayu Riau Sambut Ramadhan

Tokoh Pemuda Desa Simpang Ayam, Mahadansyah kepada tribunpekanbaruwiki.com menuturkan, saat ini pihaknya bersama pemuda desa setempat sedang bersama sama bergotong royong membuat menara lampu colok.

Mereka berencana akan membuat menara lampu colok dengan gambar miniatur masjid.

"Untuk membangun gambar miniatur masjid ini prediksi kita memerlukan sekitar lima ribuan lebih kaleng bekas untuk dijadikan lampu colok," jelasnya.

Mahadansyah berharap sebelum hari pelaksanaan Festival Lampu Colok dimulai, lampu colok karya mereka sudah selesai dan berdiri indah menghiasi malam Ramadhan di kampung mereka.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved