Jelang Hari Raya Idul Fitri, TPID Pastikan Stok Bahan Pangan di Riau Aman

TPID Riau memastikan stok kebutuhan pangan di Riau aman hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Aktivitas Jual Beli di Pasar Lima Puluh Pekanbaru 


Jelang Hari Raya Idul Fitri, TPID Pastikan Stok Bahan Pangan di Riau Aman

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM -Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau memastikan stok kebutuhan bahan pangan di Riau aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat hingga lebaran Hari Raya Idul Fitri nanti.

"Ketersediaan pasokan pangan di Riau terjamin hingga lima bulan ke depan. Untuk stok beras kita di Bulog masih ada sekitar 6,7 ton lagi," ujar Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy dalam kegiatan Release TPID Provinsi Riau di Hotel Novotel Pekanbaru, Jumat (23/4/2021).

Stok lainnya tambah Masrul, juga dalam keadaan cukup seperti gula, minyak goreng dan daging.

"Jadi untuk mengantisipasi kekurangan dan kelangkaan, TPID Riau juga melakukan perluasan kerjasama antar daerah, seperti dengan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jambi dan Aceh," ucapnya.

Perluasan kerja sama yang dilakukan TPID Riau ini untuk menjaminkan ketersediaan pasokan pangan di Riau. Misal seperti komoditas bawang, cabai dan lainnya, bisa didapatkan pasokan dari provinsi lain untuk menghindari kelangkaan.

Dengan ketersediaan pangan yang terjamin ini, masyarakat pun diharapkan dapat belanja dengan bijak, karena beberapa komiditi harganya mulai naik sepertk harga daging ayam mengalami kenaikan 18,85 persen, telur ayam naik sebesar 11,75 persen dan harga daging sapi juga mengalami lonjakan sebesar 6,3 persen.

Baca juga: Ketua KONI Riau Emrizal Pakis Meninggal Dunia


"Tidak hanya itu saja, untuk harga bawang merah juga turut mengalami lonjakan sekitar 7,19 persen,"

Menurut Masrul, naiknya harga saat ini terjadi dipengaruhi oleh pola belanja masyarakat. "Ada tren dari tahun ke tahun termasuk pada Ramadan dan Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan belanja dan mendorong kenaikan harga," ujar Masrul.

Untuk itulah, TPID melalui Bank Indonesia terus mengkampanyekan aksi belanja bijak yang bertujuan untuk meredam belanja masyarakat yang tinggi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved