Belum Sebulan, 55.657 Pelanggar Terekam Kamera ETLE di Pekanbaru

55.657 Pelanggar Terekam Kamera ETLE di Pekanbaru sejak sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di launching

Editor: Aan Ramdani
tribunnews.com
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019) (tribunnews Jeprima) 

Belum Sebulan, 55.657 Pelanggar Terekam Kamera ETLE di Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Hampir 1 bulan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di launching, di Kota Pekanbaru terpantau 55.657 Pelanggar Terekam Kamera ETLE sejak Selasa 23 Maret 2021 lalu oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

ETLE adalah penegakan hukum di bidang lalu lintas yang berbasis teknologi informasi, dengan menggunakan perangkat elektronik berupa kamera atau alat yang dapat mendeteksi berbagai jenis pelanggaran.


Sistem ini pun dapat menyajikan data kendaraan bermotor secara otomatis, atau automatic number plate recognition.


ETLE sementara baru diberlakukan di Kota Pekanbaru. Ada sekitar 4 kamera pemantau yang telah terpasang di 4 titik di Kota Bertuah.


Ke depan, kamera pemantau akan ditambah. Bahkan ETLE juga akan dikembangkan di kabupaten dan kota lainnya di Riau.


Setelah resmi dioperasikan, sistem ETLE ini terlebih dahulu memasuki masa sosialisasi ke masyarakat selama 1 bulan.

Baca juga: Nazneen Khalfani Amri, Atlet Renang Riau

Setelah itu, barulah penegakan hukum akan dilakukan oleh petugas terhadap para pelanggar.


Terhitung sejak dioperasikan mulai 23 Maret 2021, kamera ETLE ini sudah merekam puluhan ribu pelanggaran.


Setidaknya berdasarkan data resmi yang didapatkan Tribun dari tim Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, ada 55.657 pelanggaran yang berhasil direkam selama kurun waktu 23 Maret 2021 hingga 18 April 2021.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved