Dewi Melinda, Rintis Usaha Makanan Berbahan Dasar Biji Karet di Bengkalis Riau

Dewi Melinda (28), ia merupakan warga desa Berancah Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, Riau yang menjalani usaha makanan berbahan biji karet.

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Dewi Melinda, Rintis Usaha Makanan Berbahan Dasar Biji Getah di Pekanbaru Riau 

Dewi Melinda, Rintis Usaha Makanan Berbahan Dasar Biji Karet di Bengkalis Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Dewi Melinda (28), ia merupakan warga desa Berancah Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, Riau yang menjalani usaha makanan berbahan biji karet atau dikenal juga dengan biji getah.

Belum banyak yang tahu biji karet bisa diolah menjadi makanan. Inilah yang dibuktikan oleh Dewi Melinda.

Bahkan hasil olahan biji karet menjadi cemilan lezat menghasilkan omzet jutaan rupiah perbulannya. Dewi sendiri awalnya juga tidak menyangka biji getah bisa menjadi makanan, semua berawalnya di tahun 2005 lalu dirinya sering menemani orangtuanya ke kebun karet miliknya.

Selayaknya kebun karet pada umumnya banyak berserakan biji karet yang gugur dari pohonya. Melihat biji getah yang berserakan inilah Dewi terpikir untuk membawa pulang dan mengolahnya.

"Kami coba kumpulkan dan membawa pulang biji getah (biji karet) ke rumah. Kemudian di rumah kami pecahkan dan ambil isinya. Melihat isi dalam biji getah ini ternyata cantik dan harum, waktu itulah kami berfikir mungkin bisa diolah untuk makanan ternak," cerita Dewi kepada tribun.

Biji karet yang sudah diambil isinya ini dihaluskan oleh Dewi. Isi biji yang sudah halus inilah dijadikan pakan ternak ayam peliharaanya.

"Waktu itu kami buat eksperimen kecil kecilan, dengan mengurung ayam ternak kami, sebagian kami kasih pakan ternak biasa, sebagian lagi kami kasihkan pakan olahan biji getah yang dbuat sendiri" ceritanya.

Dewi Melinda memperlihatkan makanan yang ia buat dari bahan buah karet
Dewi Melinda memperlihatkan makanan yang ia buat dari bahan buah karet (Isimewa)

Ternyata setelah beberapa bulan ayam yang diberikan pakan ternak dari olahan biji getah ini jauh lebih sehat, berat badannya juga bertambah. Ayam yang diberikan pakan biji getah ini bisa lebih bertahan dari penyakit ayam, dibandingkan ayam dengan pakan biasanya

Melihat hasil yang memuaskan, Dewi kembali beefikir, kemungkinan olahan biji getah ini bisa dijadikan makanan untuk manusia. Dewi mencoba mengolah lagi biji getah ini dengan cara autontidak, kurang lebih dua tahun dirinya bereksperimen untuk mengolah biji getah ini bisa di makan.

"Setelah beberapa kali mencoba kami dapatkan cara mengolahnya, butuh waktu tujuh hari pengelolaannya, dari biji getah untuk menjadi tepung dan digunakan untuk membuat makanan," terang Dewi.

Tepung dari olahan inilah yang digunakan Dewi untuk membuat makanan. Diantaranya membuat keripik, kue biskuit bahkan brownies dan sejumlah makanan cemilan lainnya.

"Awalnya kue yang kita buat ini hanya untuk konsumsi sendiri bersama keluarga. Karena ini baru percobaan takut takut beracun pula," tambahnya.

Tidak disangka, kue yang dibuatnya dari tepung olahan biji getah ini ternyata enak. Tidak ada efek samping dirasakan dirinya dan keluarga setelah memakannya.

"Kami coba juga memberikan makanan olahan ini kepada tetangga dan warga sekitar.Ternyata banyak yang suka, sejak tahun 2007 kami mulai menjual cemilan dari bahan biji getah disekitaran tempat tinggak" kata Dewi.

Berhasil membuat sejumlah makanan dari bahan dasar biji getah, dirinya mulai percaya diri untuk mengikutkan karyanya ini pada lomba makanan tingkat kabupaten. "Pertama kali lomba olahan makanan kami ikuti di Balitbang Bengkalis, pada lomba ini kami berhasil menjadi juara satu," terang Dewi.

Menang di lomba tingkat kabupaten ini, selanjutnya Dewi mewakili Bengkalis untuk ikuti lomba yang sama di tingkat provinsi. Dia bersyukur saat itu mendapatkan penghargaan dari Gubernur.

"Bahkan olahan biji getah kami diuji kelayakan konsumsinya dan hasilnya dinyatakan layak konsumsi," terangnya

Dengan hasil uji layak konsumsi yang dikantongi ini, Dewi lebih berani memasarkan produksinya dan membuat UMKM untuk menjual makanan dari olahan biji getah, dan makanan Buatannya ini ternyata mendapat tempat di hati masyarakat.

Dewi juga tidak menyangka, dengan kegigihannya mengembangkan makanan dari olahan biji getah ini bisa mengantarkannya Menjadi perwakilan Riau sebagai UMKM Kreatif tingkat nasional tahun 2020 lalu. Bahkan dirinya mendapat kesempatan langsung secara daring berbicara dengan presiden Joko Widodo.

Ikuti kami di
KOMENTAR
807 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved