Tak Pakai Masker, Desi Ratna Sari Terjaring Razia Prokes di Dumai Riau

Desi Ratna Sari Terjaring Razia Prokes di Dumai Riau karena tidak menggunakan masker. Razia prokes tersebut dilakukan oleh tim yustisi Kota Dumai

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Desi Ratna Sari saat menjalani sidang di tempat usai terjaring razia protokol kesehatan di Kota Dumai, Riau 

Tak Pakai Masker, Desi Ratna Sari Terjaring Ra‎zia Prokes di Dumai Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Desi Ratna Sari menjadi salah satu yang terjaring razia Protokol Kesehatan covid-19 yang digelar oleh Tim Yustisi, Kota Dumai, Senin (22/3/2021) dan Selasa (‎23/3/2021).

Desi Ratna Sari terjaring Operasi Yustisi yang dilaksanakan Satpol PP Kota Dumai dan Tim gabungan TNI Polri, di pusatkan di jalan Sudirman Kelurahan Bintan, dan Jalan Thamrin Kelurahan Pangkalan Sesai, Kota Dumai, Riau.

Selain Desi Ratna Sari yang merupakan warga Dumai, ada 63 warga lainya yang terjaring dalam razia prokes tersebut karena tidak menggunakan masker.

Desi Ratna Sari mengaku kapok dan tak ingin kembali berurusan dengan tim yustisi, hanya karena tidak menggunakan Masker, untuk itulah kedepan dirinya akan taat akan Protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Sebenarnya saya bawa masker, pas saat razia memang maskernya saya tidak pakai bang, ya memang saya salah dan mengaku lalai, dan sebisa mungkin tidak akan lalai lagi dengan prokes," jelas Desi Ratna Sari kepada tibunpekanbaru.com.

Desi Ratna Sari mengaku, akibat kelalaiannya ini ia harus membayar denda sesuai hasil keputusan dari hakim, kepada negara, dan juga sesuai dengan aturan yang berlaku.

Desi Ratna Sari mengajak , kepada masyarakat ‎untuk taat akan protokol kesehatan, agar tidak mengalami apa yang telah dialaminya, karena tidak taat akan prokes yang telah ditetapkan.

"Mari bersama sama kita bantu pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan cara taat akan Prokes dan selalu gunakan masker," ajaknya.

‎Sebelumnya, Kasat Pol PP Kota Dumai, Bambang Wardoyo mengungkapkan, bahwa hasil dari Operasi Yustisi tentang penegakan hukum Perda Provinsi Riau Nomor 4 Tahun 2020, tentang perubahan atas peraturan daerah Nomor 21 tahun 2018 tentang penyelenggaraan kesehatan, ternyata masih banyak masyarakat yang belum sadar akan pentingnya menjalankan Protokol kesehatan (Prokes).

"Kecurigaan kita benar, ternyata prokes sudah mulai longgar di tengah masyarakat, hal tersebut terbukti, dari dua kali razia masker kita berhasil menjaring sekitar 64 pelanggar Prokes, tidak menggunakan masker," katanya kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (23/3/2020).

Ia menambahkan, dari hasil Operasi Yustisi bersama tim gabungan, ternyata kesadaran masyarakat akan menerapkan prokes ‎masih Rendah.

"Kita menyayangkan masih rendahnya kesedaraan masyarakat untuk menerapkan Prokes, padahal saat ini angka akumulasi kasus di kota Dumai sudah menyentuh 3000 kasus , " sebutnya.

Bambang menerangkan, untuk giat kali ini, tim gabungan juga menerapkan sanksi denda atau sidang ditempat, bagi pelanggar prokes, jadi tidak hanya sanksi sosial yang dikenakan.

--

‎tribunpekanbaru.com

Baca Artikel Menarik Lainya :

Baca juga: Taman Sri Mayang Telaga Samsam

Baca juga: LAM Riau Protes Motif Melayu Dipantenkan Pengusaha Bandung

Baca juga: Mulai Berlaku, Daftar Lokasi 4 Titik Kamera Tilang Elektronik di Pekanbaru

Baca juga: Desa Wisata Rantau Langsat di Indragiri Hulu Riau

Ikuti kami di
KOMENTAR
766 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved