Santan NU Tanam 10 Ribu Mangrove dan Tebar 100 Ribu Benih Ikan di Bandar Bakau Dumai

Santan NU atau Santri Tani Nahdatul Ulama Pusat melakukan penanaman 10 ribu bibit mangrove dan menebar 100 ribu bibit ikan di Bandar Bakau Dumai, Riau

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Pelepasan 100 Ribu Benih Ikan di Bandar Bakau Dumai 

Santan NU Tanam 10 Ribu Mangrove dan Tebar 100 Ribu Benih Ikan di Bandar Bakau Dumai

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Santan NU atau Santri Tani Nahdatul Ulama Pusat melakukan penanaman 10 ribu bibit mangrove dan menebar 100 ribu bibit ikan di Bandar Bakau Dumai, Riau, Minggu (21/3/2021).

Kegiatan yang dilakukan Santan NU di Bandar Bakau Dumai ini dalam rangka memperingati hari air se-dunia 2021.

Acara yang disemarakan oleh Santan NU di Bandar Bakau Dumai ini diapresiasi oleh Wakilota Dumai Paisal, begitu pula oleh Pengelola Bandar Bakau Dumai, Darwis Muhamad Saleh.

Kemudian turut dihadiri oleh Ketua Umum Santan NU, T. Rusli Ahmad, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Muhamad Syech Ismed, Perwakilan Lanal Dumai, dan Polda Riau

Dalam kesempatan hari air se-dunia yang diselenggarakan di Bandar Bakau Dumai ini, Ketua Umum DPP Santan NU , T. Rusli Ahmad‎ mengungkapkan, bahwa dipilihnya Kota Dumai, sebagai tempat Santan NU memperingati hari hutan dan air sedunia karena Dumai memiliki potensi yang bisa menjadi Icon Internasional yakni hutan bakau nya. 

Baca juga: Walikota Dumai Paisal

"Dumai ini kan dekat dengan negara tetangga Malaysia, Thailand dan Singapura   ‎dan memiliki laut yang sangat strategis, dan secara tidak langsung Dumai, akan digerus dengan abrasi, sehingga perlu adanya penanaman bakau, sebagai langkah menangkal Abrasi di bibir pantai Dumai," kata Ketua Umum Santan NU

Rusli Ahmad menambahkan, untuk menangkal abrasi di bibir pantai Dumai ini, bantuan bibit Bakau dari Kementerian Lingkungan Hidup sebanyak 10 ribu bibit akan di tanam di kota Dumai. 

Dirinya berharap, dengan penanaman bibit bakau ini, bisa menyelamatkan bibir pantai Dumai, yang terus tergerus oleh ombak laut Dumai. 

"Dumai memiliki potensi yang sangat besar, kami akan membantu Dumai, agar Dumai dipandang hingga kancah Internasional, karena pusat perdagangan pelabuhan di Riau adalah Dumai," terangnya. 

Baca juga: Wajah Baru Bandar Bakau Dumai

Sementara, Walikota Dumai, Paisal mengucapkan terima kasih kepada Santan NU yang telah memperhatikan kota Dumai, dengan menjadikan Dumai sebagai pusat peringatan hari hutan dan air Sedunia. 

"Atas nama masyarakat Dumai, kami mengucapkan terima kasih atas penanaman bibit mangrove sebanyak 10 ribu batang dan pelepasan 100 ribu  benih ‎ikan di waduk  Pelindo," sebutnya. 

Menurutnya, Dumai yang menjadi kota terluas Se Indonesia ‎ini, memiliki bibir pantai yang panjang, tentunya abrasi masih menjadi permasalahan yang harus diselesaikan secara bersama. 

Dengan adanya penanaman mangrove ini, tambah Paisal, tentu akan membantu permasalahan abrasi yang setiap tahun mengancam bibir pantai kota Dumai. 

"Abrasi di hutan Bakau ini masih menjadi permasalahan yang harus di selesaikan, kalau tidak, mungkin saja anak cucu kita tidak akan melihat indahnya hutan mangrove di dumai," pungkasnya. 

--

Sumber: tribunpekanbaru.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved