PHRI Riau Data Ribuan Karyawan Hotel Untuk Disuntik Vaksin

Para karyawan hotel termasuk dalam prioritas awal pelaksanaan vaksin covid-19, PHRI Riau telah mendatan 2000 karyawan dari 6000 karyawan hotel di Riau

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaruwiki.com/aan ramdani
Seorang ASN di Diskominfotik Riau mengikuti vaksinasi massal di Gelanggang Remaja, Kota Pekanbaru, (tribunpekanbaruwiki.com/aan ramdani) 

2000 Karyawan Hotel di Riau Siap Disuntik Vaksin

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Riau sambut baik upaya pemerintah yang telah memasukkan sektor pariwisata sebagai prioritas penerima vaksin Covid-19.

Ketua PHRI Riau Ir Nofrizal MM mengatakan, program vaksinasi ini merupakan penyempurnaan dari protokol kesehatan yang selama ini diterapkan. Hal tersebut perlu disupport karena akan berdampak positif bagi duni pariwisata itu sendiri, terutama di sektor perhotelan dan restoran.

"Apalagi sektor hotel dan restoran memiliki kontak erat dengan tamu, maka dengan dilakukan prokes ketat ditambah vaksinasi tentu ini membuat pekerja atau karyawan lebih terproteksi, karyawan aman dan wisatawan yang datang juga aman," ujar Ketua PHRI Riau Ir Nofrizal MM kepada Tribun, Kamis (18/3).

Saat ini jelas Nofrizal, PHRI Riau sudah melakukan pendataan karyawan yang akan dilakukan vaksinasi, untuk bisnis perhotelan dan restoran. "Sekarang sudah ada sekitar 2000 lebih karyawan yang kita data dari 6000 karyawan hotel dan restaurant di Riau. Setelah proses pendataan rampung data akan diserahkan ke Dinas Pariwisata Riau," ucap Nofrizal.

Untuk itu Nofrizal berharap data yang dikumpulkan benar - benar data kongkrit seperti NIK, domisili dan data lainnya agar tidak terjadi data doubel. "Bahkah hari ini sudah ada sekitar 50 karyawan hotel dan restaurant yang di vaksin diantaranya beberapa General Manager," ungkap Novrizal.

Terkait Vaksinasi ini kata Nofrizal, itu tergantung ketersedian dari Pemerintah. "Yang jelas kita dari PHRI mendukung program vaksinasi untuk pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang dicanangkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno,"

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat dilaksanakan pada Maret. Terdapat 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga diharapkan program prioritas vaksinasi COVID-19 bagi mereka dapat berjalan sesuai target.

Kemudian Nofrizal juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan. Mengingat saat ini upaya vaksinasi masih berjalan dan untuk melihat efektivitas vaksin Covid-19 di lapangan juga diperlukan waktu yang tidak sebentar.

--
(tribunpekanbaru.com/Rino Syahril)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved