VIDEO: Polda Riau Tangkap 9 Pelaku Karhutla

Polda Riau menetapkan 9 orang tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Riau terhitung sejak Januari 2021.

Editor: Aan Ramdani

VIDEO: Polda Riau Tangkap 9 Pelaku Karhutla

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Polda Riau menetapkan 9 orang tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Riau terhitung sejak Januari 2021.

9 tersangka tersebut merupakan pelaku pembakaran perorangan yang dilakukan di 6 Kabupaten/kota di Riau. Paling banyak di Kabupaten Bengkalis dengan 3 kasus dan 3 tersangka pelaku kebakaran hutan dan lahan.

Berikut ini rincian 9 pelaku karhutla yang telah ditetapkan sebagai tersangka:

1. Kabupaten Kepulauan Meranti 1 Kasus dengan 1 orang tersangka berinisial ZUL.
2. Kabupaten Bengkalis 3 kasus dengan 3 tersangka, masing-masing berinisial MIS, SAN, dan YUN.
3. Kota Dumai 2 Kasus dengan 2 tersangka berinisial PET dan FIK.
4. Kabupaten Kampar 1 kasus dengan tersangka EDO,
5. Kabupaten Indragiri Hilir 1 kasus dengan tersangka 1 orang berinisial MAS.
6. Kabupaten Pelalawan 1 kasus dengan 1 orang tersangka berinisial SUR.

Baca juga: Taman Wisata Alam Sungai Dumai

9 Tersangka ini diharidkan oleh Polda Riau dalam ekspose yang digelar Selasa pagi, (16/3/2021) usai pelaksanaan apel kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Dari sembilan tersangka tersebut lahan yang terbakar seluas 25,75 hektare.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi mengatakan dari enam kasus yang menyeret sembilan tersangka tersebut sudah masuk tahap sidik oleh pihak kepolisian.

"Enam kasus yang menyeret sembilan tersangka karhutla kasusnya sudah masuk tahap sidik," ujar Andri.

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan, proses pembakaran lahan yang dilakukan oleh para tersangka ini dialakuan dengan cara menebas semak belukar dan setelah kering lalu dibakar.

Kapolda menegaskan, para tersangka dijerat Pasal 108 Jo Pasal 69 Ayat (1) huruf h UU RI Nomor 32 Tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Ancamannya, pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Rp3 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

Berikutnya pasal 108 Jo Pasal 56 Ayat (1) UU RI Nomor 39 Tahun 2014, tentang Perkebunan dengan pidana penjara lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar.

Dan pasal 78 Ayat (3) Jo Pasal 50 Ayat (3) huruf d UU Nomor 41 Tahun 1999, tentang Kehutanan dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.

Baca juga: 657,71 Hektare Hutan dan Lahan di Riau Terbakar

Sementara itu, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 14 orang saksi, termasuk 7 orang saksi ahli.

Diantaranya Prof. Ir. Bambang Hero Saharjo, M.Agr, ahli dibidang Kebakaran hutan dan lahan dari Fakultas Kehutanan IPB, Ir. Amrizal, ahli perkebunan dari Dinas Perkebunan Provinsi Riau.

Selanjutnya Dr. Basuki Wasis, ahli kerusakan lingkungan IPB, Yahya T Sebastian, S.Hut, ahli Planologi Kehutanan dari UPT KPH Bagan Siapiapi, Helvi S.Hut, ahli Planologi Kehutanan dari UPT KPH Bagan Siapiapi.

Albano Amral, ahli Planologi Kehutanan dari UPT KPH Bagan Siapiapi, dan terakhir Adam Sopyan, S.Hut, ahli Planologi Kehutanan dari UPT KPH Bagan Siapiapi.

"Sementara yang masih tahap penyelidikan yakni Karhutla yang terjadi di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

"Saat ini dalam proses pemenuhan alat bukti untuk ditingkatkan ketahap penyidikan," beber Agung.

Baca juga: 169 Titik Panas Terpantau di Riau, Senin 15 Maret 2021

Baca juga: Profil M Vitdriansyah Putra LIDA 2021 dari Kepulauan Meranti Riau

---

(tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul 9 Kasus Karhutla dengan 9 Tersangka Perorangan Ditangani Polda Riau,Mau Tahu Daerah Mana Terbanyak?, https://pekanbaru.tribunnews.com/2021/03/17/9-kasus-karhutla-dengan-9-tersangka-perorangan-ditangani-polda-riaumau-tahu-daerah-mana-terbanyak.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved