Begini Perkembangan Proyek Tol Pekanbaru - Padang

Pembangunan Tol Pekanbaru-Padang masih digesa meskipun mengalami kendala terutama pembesasan lahan diwilayah Sumatra Barat

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru - Padang 

Begini Perkembangan Proyek Tol Pekanbaru - Padang

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Pembangunan jalan bebas hambatan atau Tol Pekanbaru - Padang saat ini masih terus dilakukan.

Terutama untuk sesi Pekanbaru-Bangkinang progresnya sampai saat ini terus berlanjut.

Demikian disampaikan Gubernur Riau, Syamusar, Senin (15/3/2021). Bahkan untuk pembebasan lahan sesi Tol Pekanbaru - Bangkinang ini sudah hampir rampung.

"Kalau untuk di Riau alhamdulillah tidak ada kendala. Semua berjalan sesuai target. Seksi Pekanbaru-Bangkinang. Pembebasan lahannya sudah hampir selesai," kata Gubri.

Namun yang menjadi persoalan saat ini adalah pembebasan lahan yang ada di Provinsi Sumatra Barat.

Gubernur Riau, Syamsuar mengaku akan segera berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Barat untuk membicarakan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Padang. Sebab keberadaan jalan tol ini memang sangat dinantikan dan dibutuhkan oleh masyarakat dari dua provinsi yang bertetanggaan ini.

Karena nantinya jika jalan tol Trans Sumatera ini selesai, tentu akan mempermudah akses menuju dua provinsi ini.

Baca juga: Tasik Anak Penyagun, Potensi Wisata Baru di Kepulauan Meranti Riau

"Saya akan segera komunikasi dengan pak Gubernur Sumbar terkait pembangunan jalan tol ini. Karena jalan tol ini nantinya juga untuk kepentingan dua daerah," kata Gubri Syamsuar.

Komunikasi tersebut dilakukan karena pihaknya mendapat informasi bahwa terjadi kendala dalam pembebasan lahan tol di Provinsi Sumbar. Sehingga progres pembangunan jalan tol Pekanbaru - Padang ini berjalan lambat.

"Sebelum beliau dilantik jadi Gubernur Sumbar, kami sempat melakukan pertemuan. Pesan saya satu saja saat itu, karena daerah kita bertetangga kalau bisa jangan kendala untuk pembangunan jalan tol ini. Saat itu beliau berkomitmen juga akan menyelesaikan persolan yang ada," kata Gubri.

Warga Sumbar Tolak Jual Tanah Pusaka

Proyek pembangunan tol Pekanbaru-Padang masih terkendala pembebasan lahan.

Meski proses pekerjaan pembangunan sudah mulai dilakukan, namun di beberapa lokasi proses pembebasan lahanya masih terkendala.

Sampai saat ini yang baru bisa dilakukan pembangunan konstruksi baru 1,3 kilometer.

Sedangkan sisanya masih terhambat proses pengadaan tanah.

Baca juga: Berikut ini Daftar Tarif Tol Pekanbaru-Dumai, Berlaku 2 Novermber 2020

Tol Pekanbaru-Padang terdiri dari enam seksi. Yaitu Seksi I Padang-Sicincin (36,15 km), Seksi II Sicincin-Bukittinggi (38 km), Seksi III Bukittinggi-Payakumbuh (34 km), Seksi IV Payakumbuh-Pangkalan (58 km), Seksi V Pangkalan-Bangkinang (56 km) dan Seksi VI Bangkinang-Pekanbaru (38 km).

"Harapan kami ke depan pembangunan bisa cepat progress-nya. Didukung sinergi percepatan pembangunan dari Polda Sumbar, Pemprov setempat dan pihak lainnya," kata Bintang Perbowo, Direktur Utama Hutama Karya, Selasa (21/1/2020).

Saat ini pembebasan lahan pada ruas tol Padang-Sicincin menjadi tantangan sendiri, dimana rencananya ruas tol ini akan melewati 5 kecamatan dan 15 nagari di wilayah Kabupaten Padang Pariaman.

Namun usaha semua pihak terus dilakukan agar jalan tol ini dapat terwujud, salah satunya dengan melakukan Sinergi Percepatan Pelaksanaan Pembangunan dengan bantuan Polda Sumatra Barat dan relokasi trase ruas tol Padang-Sicincin.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved