Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Riau Mulai Buat Hujan Buatan

Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau mulai melakukan hujan buatan dengan melakukan oprasi TMC atau Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC)

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir
Pesawat Cassa C212 seri 200 milik TNI Angkatan Udara (AU) tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Selasa (9/3/2021) 

Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Riau Mulai Buat Hujan Buatan

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau mulai melakukan hujan buatan dengan melakukan oprasi TMC atau Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), Rabu (10/3/2021).

Pelaksanaan hujan buatan ini diawali dengan pelaksanaan penebaran garam diawan yang berpotensi terjadinya hujan dengan menggunakan Pesawat Casa 212 TNI AU.

dengan teknologi TMC tersebut diharapkan terjadi hujan disejumlah wilayah yang dilakukan penyemaian garam tersebut.

"Hari ini dilaksanakan 1 sortie (1 trip penerbangan), dengan 800 kg garam,"jelas Koordinator Lapangan Kegiatan TMC Riau, Adi Bayu Rusandi, ST, M.Si.

Adi Bayu Rusandi menambahkan, Pesawat Casa 212 terbang dari Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, pada Rabu sore. Adapun area semai disebutkannya, yakni di sekitaran langit Kabupaten Siak dan Kabupaten Bengkalis.

Pesawat pengangkut 800 kg garam ini terbang dengan ketinggian 9 ribu feet (kaki).

Baca juga: Virus B117 Sudah Terdeteksi di 5 Provinsi, Apakah Sudah Ditemukan di Riau ?

Peswat Cassa 212 Tiba di Lanud Roesmin Nurjadin

Sebelumnya, Pesawat Cassa 212 seri 200 milik TNI Angkatan Udara (AU) tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Selasa (9/3/2021).

Pesawat mendarat sekitar pukul 15.00 WIB. Kehadiran pesawat milik TNI AU ini memang diperbantukan untuk melakukan penyemaian garam dilangit Riau guna membuat hujan buatan atau yang dikenal dengan TMC.

TMC ini bertujuan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang saat ini terjadi di Bumi Lancang Kuning.

"Hari ini kami datang, mulai besok kami siap beroperasi melaksanakan misi TMC di Pekanbaru (Riau)," kata pilot Cassa 212 seri 200 TNI AU, Kapten Pnb Yohannes Gesstha Aditya Laksana.

Kapten Pnb Yohannes Gesstha Aditya Laksan mengungkapkan, untuk wilayah semai garam, nantinya akan disesuaikan dengan potensi awan hujan. Yang jelas radius masih di seputaran Riau.

Baca juga: Daftar 4 Atlet Senam Riau yang Akan Ikuti Seleknas Degradasi Sea Games 2021

"Harapannya semua daerah bisa ter-cover dan kita mendapatkan hasil maksimal," ucap Kapten Yohannes.

Dia menyatakan, pesawat Cassa C-212 seri 200 buatan PT Dirgantara Indonesia ini, sekali terbang bisa mengangkut 800 kg garam semai.

Pesawat Cassa ini ditambahkan Kapten Yohannes, dibawa dari Skadron Udara 4. Pesawat berangkat dari Malang menuju ke Halim. Lalu ke Palembang dan terakhir ke Pekanbaru.

--

(sumber:tribunpekanbaru.com)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved