Polda Riau Ungkap 231 Kasus Narkoba, Berikut Jumlah Tersangka dan Barang Bukti

Polda Riau bersama jajarannya berhasil mengungkap 231 kasus narkoba dalam Operasi Antik Lancang Kuning 2021

Penulis: Aan Ramdani
Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers terkait kasus peredaran narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di wilayah Tenggayun dan Sepahat, Bengkalis di Mapolda Riau, Jumat (5/3/2021). Petugas berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat 40 Kg dan 50 ribu pil ekstasi dari Malaysia.(tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir) 

Polda Riau Ungkap 231 Kasus Narkoba, Berikut Jumlah Tersangka dan Barang Bukti

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Polda Riau bersama jajarannya berhasil mengungkap 231 kasus narkoba.

Jumlah kasus ini selama dilakuknaya Operasi Antik Lancang Kuning 2021, terhitung 18 Februari 2021 hingga 5 Maret 2021.

Berikut ini data jumlah tersangka dan barang bukti selama Operasi Antik Lancang Kuning:

Tersangka

Tersangka: 363 orang
Tersangka laki: 330 orang
Tersangka Perempuan : 33 orang

Profesi Petani: 40 orang
Mahasiswa : 5 orang
pelajar : 14 orang
Buruh : 44 orang
pedagang: 68 orang

Usia dibawah 18 tahun 13 orang
Usia 19 - 25 tahun 81 orang
Usia 26 - 55 tahun 261 orang
Usia atas 56 tahun 8 orang

Barang Bukti

Ganja: 517,74 gram
Sabu : 41,6 kg
Pil Esktasi: 30.165 butir
Uang Tunai : Rp 302 juta
Sepeda Motor: 5 unit
Mobil : 46 unit

"Mereka (para tersangka) sebagian besar, adalah para bandar. Bandar di kampung yang jauh, yang tempatnya menyebar di 12 Kabupaten Kota di Riau ini. Maupun bandar besar yang berkeliaran di Pekanbaru, Dumai, dan daerah yang agak ramai di Riau ini," jelas Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi

Berdasarkan data tangkapan tersebut menurut Kapolda Riau dapat dilihat bahwa tren para pelaku kasus narkoba ini orang-orang yang sudah cukup umur. Bahkan 8 orang berumu 56 tahun.

"Tentu menjadi perhatian kita bahwa, para pengedar, bandar narkoba yang ada di Riau, tidak lagi dikuasai anak muda, tapi oleh orang-orang dewasa," urainya.

Kondisi ini disebutkan Kapolda Riau, cukup membuat prihatin. Dia memaparkan, sebagian besar para pelaku ini adalah pengangguran.

Menurutnya, padahal masih banyak pekerjaan halal yang masih tersedia di Riau ini.

"Saya juga prihatin, ada 14 pelajar yang terjaring dalam operasi ini," beber dia.

Menurutnya dalam oprasi tersebut tangkapan paling besar dilakukan pada 1 Maret 2021 di wilayah pantai Jangkang, Tenggayung, Kabupaten Bengkalis.

Ada sekitar 5 orang yang ditangkap. Barang buktinya 40 kg sabu dan 50 ribu butir pil ekstasi.

Jenderal polisi bintang dua itu menyampaikan, ia turut memberikan catatan untuk Satres Narkoba Polres Kuansing yang paling rendah jumlah pengungkapan kasusnya.

"Tersangka yang ditangkap di Kuansing ini hanya 7 orang selama operasi," sebutnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved