Gubernur Syamsuar Mutasi 84 Pejabat Pemprov Riau

ubernur Syamsuar memutasi 84 orang pejabat seselon III dan IV di Lingkungan Pemerintah Provissi Riau.

Editor: Aan Ramdani
Dok.Pemprov Riau
Gubernur Riau Syamsuar dalam kegiatan rapat 

Gubernur Syamsuar Mutasi 84 Pejabat Pemprov Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Gubernur Syamsuar memutasi 84 orang pejabat seselon III dan IV di Lingkungan Pemerintah Provissi Riau.

Mutasi pejabat dilingkungan Pemprov Riau ini terkesan ditutupi. karena, proses pelantikan puluhan pejabat ini dilakukan dimasing-masing dinas dan badan yang dilantik oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ini berbeda dengan pelantikan sebelum-sebelumnya yang dilakukan di gedung daerah atau di Kantor Gubernur Riau. Dimana pejabat dilantik langsung oleh gubernur atau wakil gubernur.

Berdasarkan data yang tribunpekanbaru.com dapatkan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, total jumlah pejabat yang dilantik mencapai 84 orang. Rincianya 27 orang untuk eselon III dan 57 orang pejabat eselon IV.

Sementara untuk jabatan fungsional, total yang dilantik yang juga dilaksanakan selama Februari, sebanyak 286 orang.

"Total yang dilantik sebanyak 84 orang untuk eselon III dan IV. Kemudian ditambah lagi dengan pejabat fungsional, jumlahnya sebanyak 286 orang" kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Asal Inggris, Virus Corona B117 Ditemukan di Indonesia

Baca juga: Herman Siswanto, Petani Asal Siak Riau Sukses Jadi Petani Holtikultura

Ikhwan mengungkapkan, alasan dilakukan mutasi, pergeseran, pengisian jabatan termasuk jabatan fungsional, tidak lain untuk memenuhi kebutuhan struktur organisasi pemerintahan.

Namun saat disinggung kenapa mutasi dilakukan secara diam-diam, Ikhwan membantah jika pelaksanaan mutasi, pergeseran, pengisian jabatan termasuk jabatan fungsional di lingkungan Pemprov Riau dilakukan secara diam-diam.

Ikhwan juga menampik, jika pelantikan yang dilakukan secara bertahap di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu untuk menghindari pantauan publik.

"Apa yang kita hindari, semua bisa dilihat kok aturannya, kalau dilanggar yang mana. Kita transparan," kata Ikhwan.

Menurut Ikhwan, pelantikan yang digelar bertahap di beberapa OPD, karena situasi pandemi Covid-19 diantaranya untuk menghindari keramaian.

Kemudian, semua pajabat eselon III, IV dan fungsional dilantik sudah dilakukan kajian mendalam. Artinya, penempatan semua pejabat yang dilantik pada bulan lalu itu, sudah sesuai dengan aturan.

"Tidak serta merta kita lantik gitu aja. Tetap ada kajian. Tapi yang perlu diingat juga, mengangkat dan memberhentikan pejabat dari jabatan itukan, kewenangan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Ikhwan.

--
(tribunpekanbaruwiki.com/ Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved