Atasi Karhula di Dumai, Kapolda Riau Turunkan 200 Personil

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menurunkan personil untuk memadamkan sejumlah titik api kebakaran hutan dan lahan di Riau

Editor: Aan Ramdani

Atasi Karhula di Dumai, Kapolda Riau Turunkan 200 Personil

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi memaparkan, ratusan orang personel dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Dumai.

Mereka terdiri dari tim gabungan yang berasal dari berbagai satuan fungsi tugas. Termasuk dari Polres setempat.

"Kita mengirim 3 tim (dari Pekanbaru) ke Dumai, di daerah Sungai Sembilan. Di sana cukup luas titik apinya, titik apinya banyak. Ditambah 1 tim dari Polres Dumai. Jadi ada 4 tim," kata Irjen Agung, disela-sela kegiatan kunjungan Tribun Pekanbaru di ruangan kerjanya di Mapolda Riau, Rabu (24/2/2021).

Dirincikan Agung, masing-masing tim ada 50 orang. Maka ada sekitar 200 anggota di sana. Mereka pun dibagi tugasnya dalam upaya pemadaman.

Diantaranya, dari sisi barat ada tim Brimob yang memadamkan ke arah timur.

Selanjutnya, dari sisi timur, ada tim Ditpamobvit bersama Polair yang melakukan pemadaman ke arah barat.

Baca juga: Riau Kembali Terima 11.490 Vaksi Covid-19, Giliran Lansia dan Petugas Pelayanan Publik Divaksin

Baca juga: Kisah Ipda Dymas Bagus Bimantara, Kapolsek Muda di Riau Yang Ikut Padamkan Karhutla

Kemudian dari sisi selatan, ada personel Polres Dumai yang memadamkan ke arah utara.

"Dari arah utara kita terjunkan juga personel untuk memadamkan ke arah bawah (selatan)," paparnya.

Agung mengungkapkan, jajarannya bersama TNI dan stake holder lainnya, berupaya mengendalikan Karhutla secara tuntas.

"Ini pemadaman tidak mengenal jam, sampai malam juga masih berlanjut. Ada 4 pos yang dibangun untuk proses pemadaman," ungkapnya.

Agung menyatakan, proses penanggulangan Karhutla di Riau, bisa dimonitor dengan aplikasi Dashboard Lancang Kuning.

Lewat aplikasi berbasis sistem terintegrasi yang mulai diperkenalkan sejak awal Januari 2021 ini, penanganan Karhutla menjadi lebih terukur, terstruktur, dan efisien. Seluruh data terkait Karhutla, juga bisa diolah di aplikasi ini.

"Hari ini ada 74 hotspot kuning dan 2 hotspot merah. Kita lihat ada 9 yang bergerombol," ungkap Jenderal bintang dua itu sambil menunjukkan layar besar yang menampilkan titik api yang berhasil terdeteksi langsung.

Baca juga: BUMDes Jaya Utama Desa Pasir Utama Rokan Hulu Riau

Baca juga: Dua Nelayan Malaysia Terdampar Di Pulau Rupat Riau Segera Dideportasi

Dipaparkan Kapolda Riau, lewat aplikasi ini, bisa dilihat apakah kebakaran sudah ditangani atau belum. Masih banyak personel yang berada di lapangan berjibaku memadamkan api.

"Pemadaman terus dilakukan sampai dengan dipastikan tidak ada lagi asap," terangnya.

Adapun cara kerja dari aplikasi Dashboard Lancang Kuning imi diungkapkan Kapolda, pihaknya menggabungkan 3 unsur. Mulai dari teknologi, sistem dan sumberdaya manusia.

"Ini esensi 4.0. Kita gabungan jadi satu, kita beri nama Dashboard Lancang Kuning," ucapnya.

"Siapa yang melakukan pemadaman juga saya catat, sebagai jasa mereka terhadap negaranya. (Di aplikasi ini) kita bisa lihat kinerja personel dalam melakukan pemadaman," imbuh Agung.

Muncul pertanyaan kata Agung, apakah Karhutla tahun ini bisa dikendalikan?

Ikuti kami di
KOMENTAR
620 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved