Kisah Ipda Dymas Bagus Bimantara, Kapolsek Muda di Riau Yang Ikut Padamkan Karhutla

Ipda Dymas Bagus Bimantara merupakan Kapolsek Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Riau. Dymas Bagus Bimantara merupakan polisi muda jebolan Akpol 2018

tribunpekanbaru.com
Kapolsek Teluk Meranti Ipda Dymas Bagus Bimantara saat memadamkan karhutla di lahan gambut bersama tim gabungan 

Kisah Ipda Dymas Bagus Bimantara, Kapolsek Muda di Riau Yang Ikut Padamkan Karhutla

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Dymas Bagus Bimantara merupakan Polisi Riau dengan pangkat Inspektur Polisi Duna atau Ipda yang menjabat sebagai Kapolsek Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Dymas Bagus Bimantara merupakan Kapolsek yang masih sangat muda yang baru berusia 24 tahun.

Dymas Bagus Bimantara jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2018, kelahiran Pasuruan Jawa Timur.

Dalam perjalanan tugas yang diemban Dymas Bagus Bimantara banyak cerita menarik yang bisa disimak. Satu diantaranya terkait dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Riau.

Teluk Meranti, sebuah Kecamatan di Kabupaten Pelalawan yang wilayahnya memang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Bagi Dymas Bagus Bimantara ini merupakan tugas yang tidak mudah. Dikutip tribunpekanbaruwiki.com dari tribunpekanbaru.com, Ipda Dymas Bagus Bimantara tidak sungkan untuk turun langsung ke tengah masyat dalam mensosialisasikan pencegahan karhutla hingga ikut turun kelokasi untuk memadamkan api.

Apalagi, penanganan Karhutla juga menjadi atensi langsung Presiden RI, Joko Widodo.

Baca juga: Kisah Bripda Habibi, Polisi Riau yang Nyambi Jualan Mie Aceh di Tembilahan Inhil

Baca juga: Fanji Giovani, Polisi Riau Yang Sukses Jadi Gamer

"Banyak cerita yang saya dapatkan saat melaksanakan pemadaman Karhutla. Mulai dari lahan terbakar yang susah di jangkau, jatuh bangun dari motor, tanah gambut yang dalam, sumber air jauh, cuaca panas terik, dan lahan semak yang sangat luas," jelas Ipda Dymas Bagus Bimantara, Rabu (24/2/2021).

Dymas Bagus Bimantara merasakan langsung kesulitan yang dihadapi saat pelaksanaan pemadaman dilakukan. Misalnya akses yang jauh hingga harus menyebrangi sungi menggunakan speed boat. Tidak berhenti disitu Dymas Bagus Bimantara dan personel lainnya seringkali dihadapkan pada gelombang dan ombak kuat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved