Wagub Sumbar Nasrul Abit Kagumi Peninggalan Sultan Siak

Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit berkunjung ke Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Selasa (9/2/2021).

tribunpekanbaru.com
Wakil Gubernur Sumatra Barat didampingi Bupati Siak Alfedri mengunjungi Istana Siak, Selasa (9/2/2021). (tribunpekanbaru.com/mayonal putra) 

Banyaknya benda kesultanan yang asli di Istana Siak tersebut menjadi inspirasi pula baginya. Nasrul Abit sempat mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) bakal menginventarisasi benda-benda kunonya untuk dipajang di rumah adat Minangkabau.

Nasrul Abit menegaskan, kunjungannya ke Siak menjadi motivasi untuk mengoleksi benda kuno.

"Hal baik ini tentu akan kami tiru ya, sehingga nanti di rumah adat Minang diisi dengan barang-barang peninggalan sejarah maupun benda kuno, berikut dengan kisah sejarahnya.Tidak hanya untuk di provinsi saja, namun disetiap rumah adat kabupaten/kota di Sumbar, yang punya sejarah berbeda-beda tetap disimpan,” kata Nasrul Abit.

Ia manambahkan, setiap orang yang datang ke rumah adat bisa mengenal sejarah dari kabupaten kota atau kerajaan di masing-masing yang ada di tanah Minang.

Selain itu, Nasrul Abit juga berziarah ke makam Sultan Syarif Kasim II. Ia memberikan penghormatan sekaligus berdoa di makam sultan terakhir kerajaan Siak itu.

Baca juga: 5 Tahun Program Siak Hijau

Baca juga: Sultan Syarif Kasim II Pahlawan Nasional dari Riau

Sementara itu Alfedri merasa tersanjung dengan kunjungan Nasrul Abit. Alfedri tahu sepak terjang Nasrul Abit sejak menjadi bupati Pesisir Selatan hingga jadi Wakil Gubernur Sumatra Barat.

“Tadi Pak Wagub kita sambut di kediaman, setelah kita berbincang tadi kita ajak berkunjung ke Istana dan makam Sultan Syarif Kasim. Beliau sedikit banyaknya tahu juga dengan sejarah Siak,” kata dia.

Menurut Alfedri, kunjungan Nasrul Abit suatu kehormatan baginya. Sebab, Sumatra Barat terkenal dengan kekayaan alam, pariwisata dan budayanya. Sementara kabupaten Siak juga mulai mengandalkan pariwisata sebagai sektor andalan.

“Jadi kita banyak bercerita tentang wisata dan saling memberikan masukan,” kata Alfedri.

Menurut Alfedri, hubungan Sumatra Barat dengan Siak Sri Indrapura sangat dekat, sejak zaman dahulu kala hingga hari ini. Baik dalam hubungan kepariwisataan maupun dalam hubungan sejarahnya.

“Hubungan baik dan akrab ini selalu terjaga dari dulu dan di masa mendatang. Tentu di samping itu banyak pula yang dapat kita kerjasamakan demi kemajuan daerah kita,” kata dia.

--
(tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved