Ketetnya Penerapan Protokol Kesehatan Saat Belajar Tatap Muka di SDN 50 Bengkalis Riau

Belajar tatap muka di SDN 50 Bengkalis diberlakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat disaat pandemi covind-19 masih terjadi.

tribunpekanbaruwiki.com
Suasana belajar di SDN 50 Bengkalis dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat Kamis 28 Januari 2021. (Foto : tribunpekanbaruwiki.com/Muhammad Natsir ) 

Ketetnya Penerapan Protokol Kesehatan Saat Belajar Tatap Muka di SDN 50 Bengkalis

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Sejumlah sekolah di berbagai daerah di Provinsi Riau mulai memberlakukan pelajaran tatap muka setelah sekian lama diberlakukan belajar online dimasa pandemi covid-19.

Satu diantaranya belajar tatap muka tersebut terlihat di SDN 50 Bengkalis yang berlokasi di Jalan Antara Senggoro Kecamatan Bengkalis.

Kali ini tribunpekanbaruwiki.com, coba mengunjungi sekolah tersebut untuk melihat suasana belajar tatap muka yang sedang berlangsung sejak beberapa hari lalu.

Sekolah dasar biasanya terdengar hiruk pikuk anak-anak yang belajar dan berdiskusi dengan guru, atau bermain sesama siswa. Namun, pemandangan tersebut tidak terlihat lagi disaat pandemi covid-19 ini.

Pagar sekolah biasanya terbuka lebar kini tertutup rapat, setiap yang masuk terlebih dahulu ditanyakan keperluannya apa oleh petugas piket.

Setelah itu baru diizinkan masuk dengan beberapa protokol kesehatan yang diterapkan, selain diwajibkan menggunakan masker terlebih dahulu mencuci tangan dan diperiksa suhu tubuhnya. Begitulah suasana di depan gerbang masuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) 50 Bengkalis saat tribunpekanbaruwiki.com berkunjung.

Baca juga: 6 Penyu Langka yang Dilindungi di Indoensia

Baca juga: Daftar 6 Masjid Tua di Indoensia

Protokol kesehatan diberlakukan secara ketat, saat memasuki sekolah tidak terlihat sama sekali siswa siswa berada di luar kelas belajar.

Pagi itu saat tribunpekanbaruwiki.com berkunjung merupakan hari keempat SDN 50 Bengkalis ini melakukan belajar tatap muka sejak diizinkan oleh pemerintah Bengkalis. Hanya empat ruang belajar yang terisi oleh siswa, masing-masing berisi sebanyak 15 hingga 16 siswa dalam ruang belajar.

Itupun mereka merupakan siswa kelas enam, disaat normal siswa kelas enam di SDN 50 ini hanya dua ruang belajar saja.
"Kondisinya sesuai petunjuk teknis yang ada satu lokal itu maksimal hanya lima puluh persen dari kapasitas ruangan. Makanya sejak uji coba pembelajaran tatap muka ini kita bagi menjadi empat lokal," jelas Sudarmi, Kepala Sekolah SDN 50 Bengkalis membuka cerita saat berbincang dengan tribunpekanbaruwiki.com, Kamis (28/1/2021) pagi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved