Daftar Daerah di Riau yang Berpotensi Banjir dan Tanah Lonsor

Sejumlah daerah di Riau berpotensi mengalami Banjir dan tanah longsor kala musim penghujan tiba, terutama daerah yang tidak jauh dari aliran sungai .

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Banjir terjadi di Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Riau 2019 lalu 

Daftar Daerah di Riau yang Berpotensi Banjir dan Tanah Longsor

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Curah hujan di sejumlah wilayah di Provinsi Riau belakangan ini semakin tinggi.

Data dari Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menjelaskan prakiraan cuca pada Rabu 27 Januari 2021 terjadi potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Mulai dari wilayah Kabupaten Siak , Kampar , Pelalawan, Kota Pekanbaru. Kemudian wilayah Kabupaten Kuantan Sengini atau Kuansing , Rokan Hulu (Rohul) , Indragiri Hulu (Inhu), Rokan Hilir (Rohil), Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengingatkan kepada warga untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya musibah banjir dan tanah longsor.

Imbauan ini disampaikan menyusul semakin tingginya curah hujan yang terjadi di Provinsi Riau hingga beberapa pekan kedepan. Terutama masyarakat yang tinggal dibantaran sungai besar yang ada di Riau.

Baca juga: Daftar 4 Sungai Besar di Riau

Baca juga: 4 Jembatan Megah di Pekanbaru

"Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai harus waspada untuk mengantisipasi datangnya banjir," kata Edwar Sanger usai menghadiri rapat terbatas di ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Rabu (27/1/2021) kepada tribunpekanbaru.com

Edwar Sanger mengungkapkan, beberapa daerah rawan banjir yang patut diwaspadai diantaranya adalah Kabupaten Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu.

"Namun tidak menutup kemungkinan banjir bisa terjadi di Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu," katanya.

Pihak BPBD Riau juga sudah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota se-Riau untuk mengantisipasi terjadinya banjir dan tanah longsor.

"Melihat kondisi cuaca yang cukup ekstrim fluktuasinya saat ini, untuk itu perlu koordinasi agar rekan-rekan BPBD kabupaten dan kota juga bisa mengantisipasi juga," ungkap Edwar.

Baca juga: 4 Fakta Menarik Sultan Syarif Kasim II

Baca juga: Hilang Secara Misterius Selama 2 Bulan , Horas Ipong Calon Pengantin Pria Ditemukan

Selain itu, pihaknya juga terus memantau perkembangan ketinggian sumber air dari PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar. Sebab jika curah hujan terus terjadi diwilayah tersebut, maka potensi dibukanya pintu air PLTA Koto Panjang akan semakin terbuka.

"Jika di Sumatera Barat curah hujan sudah cukup tinggi dan pintu air PLTA Koto Panjang sudah mulai dibuka, maka daerah sekitar itulah yang perlu diwaspadai," katanya.

Selain banjir, Edwar Sanger juga mengingatkan potensi terjadinya tanah longsor. Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan BPBD Riau, daerah yang perlu diwaspadai, seperti di perbatasan Riau dengan Sumatera Barat. Termasuk perbatasan Riau dengan Sumatera Barat di Lubuk Jambi diwilayah Kuantan Singingi.

"Kita sudah bekerjasama dalam penanggulangannya dengan Dinas PUPR Riau. Antisipasi juga kita lakukan di daerah Lima Puluh Koto dan Tiga Belas Koto Kampar, untuk kewaspadaan," katanya.

--
(tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved