Kisah Perjalanan Aris Purwoko, Selamat dari Terkaman Buaya

Perjalanan hidup Aris Purwoko warga Desa Teluk Lunas Kecamatan Sungai Apit, Siak, Riau yang selamat dari terkaman buaya dan kehilangan satu kaki

tribunpekanbaru.com
Aris Purwoko menjalankan usaha menjait 

Kisah Perjalanan Aris Purwoko, Selamat dari Terkaman Buaya

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Perjalanan hidup Aris Purwoko warga Desa Teluk Lunas Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Provinsi Riau sangat menegangkan.

2016 lalu nyawa Aris Purwoko nyaris saja melayang saat seekor buaya menerkam dirinya ketika sedang mandi di Sungai Rakar.

Satwa buaya memang bukanlah mahluk asing bagi warga setempat. Muara sungai dan perairan di desa itu merupakan habitat buaya, Balai Besar Koservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) juga memberi rambu-rambu perlintasan buaya pada anak -anak sungai yang ada di sana.

Namun sungguh tak disangka, nasib malang kala itu menimpa Aris Purwoko. Ketika buaya mengigit kakinya ia berusaha dengan sekuat tenaga untuk menyelamatkan diri.

Aris Purwoko pun mendapat peluang untuk menyelamatkan diri meski satu tulang kakinya hancur. Kemudian masyarakat setempat yang mengetahui peristiwa tersebut langsung menolong Aris.

Baca juga: Kisah Bripda Habibi, Polisi Riau yang Nyambi Jualan Mie Aceh di Tembilahan Inhil

Baca juga: Sahirman Semangat Jual Kuliner Ikan Asin di Tol Pekanbaru-Dumai

Baca juga: Kisah Anggota Dewan Riau Dagang Bakso Tak Laku, Sugeng Pranoto

“Alhamdulillah, saya ditolong masyarakat. Saya dinaikan di atas gerobak dan didorong untuk menyelamatkan saya,” kenang Aris Purwoko saat berbincang dengan tribunpekanbaru.com Minggu (17/1/2021).

Meskipun nyawa Aris Purwoko selamat namun ia harus menelan kenyataan pahit karena tulang kaki kirinya yang hancur diterkam buaya tidak bisa disembuhkan dan harus diamputasi.

Kondisi ini tentu saja membuat Aris Purwoko terpukul dan frustasi. Namun Aris Purwoko tidak ingin lama-lama larut dalam kesedihan dan harus bangkit dari keterpurukan tersebut.

Dukungan orang-orang terdekatlah yang menjadi semangat baginya untuk bangkit dan tidak menyerah dalam mengayuh roda kehidupan ini, meskipun Aris Purwoko harus kehilangan satu kaki.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved