Baru 269 Nakes di Pelalawan Terima Suntik Vaksin Covid-19

Sebanyak 269 tenaga kesehatan di Kabupaten Pelalawan Riau telah mengikuti pelaksanaan suntik vaksin covid-19.

Baru 269 Nakes di Pelalawan Terima Suntik Vaksin Covid-19

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Sebanyak 269 tenaga kesehatan di Kabupaten Pelalawan Riau telah mengikuti pelaksanaan suntik vaksin covid-19.

program suntik vaksi ini telah dimulai di Pelalawan Kamis 14 Januari 2021 lalu yang dimulai dengan penyuntikan terhadap 10 orang pejabat daerah pelalawan.

kemudian dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin terhadap tenaga kesehatan di 14 Pusat Kesehatan Masyrakat atau Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan di Pelalawan dan 1 rumah sakit yakni di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.

Satgas Penangan Covid-19 Pelalawan, Asril menjelaskan jumlah tenaga kesehatan yang akan disuntik vaksin sinovac di Pelalawan akan terus bertambah, seiring dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh tim satgas dan dinas kesehatan pelalalwan.

"Sejak Jumat (15/01/2021) pekan lalu, proses vaksinasi kepada Nakes mulai berjalan di seluruh Puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)," ungkap juru bicara Satgas Covid-19 Pelalawan, Asril M.Kes kepada tribunpekanbaru.com, Senin (18/01/2021).

Ditambahkan Asril, jumlah tenaga kesehatan yang sudah divaksi ini masih sedikit jika dibandingkan jumlah tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Pelalawan yang mencapai 2.143 orang.

Menurutnya tidak semua tenaga kesehatan pula yang akan di vaksin. Pasalnya masih harus mengikuti skrining awal untuk melihat kelayakan seseorang bisa di vaksin atau tidak.

Dari hasil skrining awal tersebut dikatakan Asril, hanya 1.698 tenaga kesehatan yang memenuhi syarat kesehatan yang sudah ditentukan, selebihnya tidak memenuhi syarat sebagai penerima vaksin.

Dijelaskanya, untuk vaksinasi tenaga kesehatan di Pelalawan dibagi menjadi 2 gelombang, untuk tahap pertama akan dilakukan terhadap 780 orang nakes dan gelombang ke dua 900 lebih tenaga kesehatan.

Asril menyebutkan, petugas kesehatan dan tenaga vaksinator di masing-masing Puskesmas dan rumah sakit menunggu data dari pusat terkait kelanjutan vaksinasi tersebut. Pasalnya, harus dikoneksikan dengan BPJS Kesehatan yang mengirimkan pesan SMS sebagai penerima vaksin.

Seperti diketahui pemerintah pusat telah mencanangkan program vaksinasi covid-19 diawali dengan suntik vaksin terhadap Presiden Joko Widodo.

--
(Tribunpekanbaru.com)

Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved