Auliya Fajri Putri Hijab Indonesia 2020 Ajak Kaum Melenial Riau Dukung Vaksinasi Covid-19

Auliya Fajriyati Putri Hijab Indonesia 2020 Ajak kaum melenial di Riau untuk mendukung program vaksinasi covid-19.

tribunpekanbaru.com
Foto Putri Hijab Indonesia 2020, Auliya Fajriyati (tengah) berfoto bersama Kadiskes Pekanbaru dan jajaran saat kegiatan vaksinasi di Puskesmas Rejosari 

Auliya Fajri Putri Hijab Indonesia 2020 Ajak Kaum Melenial Riau Dukung Vaksinasi Covid-19

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Auliya Fajriyati Putri Hijab Indonesia 2020 yang merupakan warga Kota Pekanbaru mengajak kaum melenial yang ada di Riau untuk mendukung program vaksinasi covid-19.

Kaum milenial diimbau agar tidak kawatir untuk mengikuti program vaksin dari pemerintah, karena Vaksin Sinovac yang digunakan dipastikan suci, halal dan aman, sehingga diharapkan milenial bisa turut mendorong suksesnya vaksinasi.

Menurut Auliya Fajri Putri warga Riau tak perlu takut divaksin dan juga sekaligus turut membantu pemerintah mensukseskan vaksinasi.

"Kaum milenial di Riau kita harapkan agar tidak takut divaksin. Vaksinasi ini adalah untuk pencegahan diri kita sendiri karena kita tidak tahu orang ada di sekitar kita terdampak atau tidak, sehingga menjadi bentuk pencegahan penularan Covid-19, " kata Aulia Fajriyati kepada tribunpekanbaru.com, Sabtu (16/1/2021).

Baca juga: RSUD Arifin Achmad

Baca juga: Muhammad Yudatama Hasibuan, Mahasiswa Teknik UIR Lulus Tanpa Sidang

Auliya Fajri Putri mengatakan hingga saat ini masih banyak masyarakat dan kaum milenial yang takut serta khawatir divaksin, hal ini mungkin disebabkan oleh banyaknya rumor negatif soal vaksin Sinovac tersebut.

"Dampaknya, masyarakat menjadi takut dan khawatir untuk divaksin. Padahal Sinovac ini sudah dipakai di negara-negara besar lainnya. Dan tentunya pemerintah sudah punya pertimbangan sehingga memilih Vaksin Sinovac untuk dipakai di Indonesia," ulas Auliya Fajri Putri.

Alumnus SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru ini juga mengajak agar masyarakat tidak perlu khawatir karena vaksin ini sudah didahului oleh Pemerintah dan pejabat bahkan Presiden telah menjadi orang pertama yang divaksin di Indonesia.

"Apalagi MUI maupun BPOM kan sudah merestui untuk dilakukan vaksinasi. Tentu sudah melalui berbagai uji. Untuk itu saya ingatkan kembali agar masyarakat bisa mendapatkan sumber yang betul-betul terpercaya. Jadi ketika ada berita simpang siur di media sosial jangan langsung dipercaya. Informasinya harus benar-benar jelas," jelasnya.

Baca juga: Daftar 18 RSUD dan Alamat Lengkap di Riau

Baca juga: Rubina Astari , Jajal Bisnis Busana Ditengah Pandemi

--

(Tribunpekanbaru.com)

Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved