Muhammad Yudatama Hasibuan, Mahasiswa Teknik UIR Lulus Tanpa Sidang

Muhammad Yudatama Hasibuan merupakan mahasiswa lulusan Fakultas Teknik Universitas Islam Riau (UIR)yang lulus tanpa sidang

Istimewa
Muhammad Yudatama Hasibuan, Mahasiswa Teknik UIR Lulus Tanpa Sidang 

Muhammad Yudatama Hasibuan, Mahasiswa Teknik UIR Lulus Tanpa Sidang

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Muhammad Yudatama Hasibuan merupakan mahasiswa lulusan Fakultas Teknik Universitas Islam Riau (UIR).
Muhammad Yudatama Hasibuan merupakan mahasiswa Prodi Teknik Perminyakan ini menyelesaikan Tugas Akhir tanpa sidang.

Karya Muhammad Yudatama Hasibuan , mahasiswa angkatan 2016 ini berhasil menembus seleksi panjang dan dimuat di Jurnal Lemigas. Sebuah jurnal minyak dan gas di bawah naungan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral Republik Indonesia.

Fitrianti, M.T., seorang dosen pembimbing, mengungkapkan, Muhammad Yudatama Hasibuan tidak perlu menjalani sidang tugas akhir dan dinyatakan lulus setelah laporan penelitiannya resmi dimuat pada awal Januari 2021 ini.

Tulisan yang dihasilkan oleh Muhammad Yudatama Hasibuan tersebut berjudul “Desain Program Eksplorasi Lapangan Panas Bumi Menggunakan Metode Slimhole Continuous Coring”.

Muhammad Yudatama Hasibuan memang mengikuti program lulus tugas akhir tanpa sidang. Program ini bersyarat tulisannya dipublis di jurnal dengan akreditas Sinta.

Baca juga: Ahmad Tarmizi , Ketua DPW PKS Riau

Baca juga: Putri Wahyuni Effendi ,  Warga Pekanbaru Jadi Korban Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

Menurut Fitri, Muhammad Yudatama Hasibuan yang aktif menulis selama kuliah, tertarik untuk mengikuti program tersebut. Ia bercerita tentang kisah tugas akhir Yuda yang turut terkena imbas Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Fitri menuturkan, semula Muhammad Yudatama Hasibuan, mahasiswa angkatan 2016 itu bergabung dengan proyek tugas akhir bersama Petroleum Engineer Chevron Pasific Indonesia mengenai optimasi pompa pada April 2020. Tetapi proyek tersebut tak kunjung terealisasi karena pandemi melanda Indonesia.

Muhammad Yudatama Hasibuanpun memilih keluar dari proyek tersebut. Lalu mengganti topik tugas akhir ke sebuah perusahaan konsultan pengeboran di Jakarta, PT. Rigsis Energi Indonesia bersama PT. Geodipa.

Selama melaksanakan tugas akhir, Muhammad Yudatama Hasibuanterus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Fitri bersama dosen pembimbing lainnya, Daniel Adityatama, M.Sc sebagai Drilling Engineer. Mereka membuat desain untuk pengeboran sumur eksplorasi di salah satu lapangan Panas Bumi di Jawa.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved