Lely Dwi Indriyani Bertahan Jalankan Usaha Rajut Ditengah Pandemi Covid-19

Lely Dwi Indriyani merupakan salah satu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Siak, Riau yang mampu bertahan ditengah pandemi covid-19

tribunpekanbaru.com
Lely Dwi Indriyani saat memperlihatkan rajutan hasil produksi Ei’s Simple Art 

Lely Dwi Indriyani Bertahan Jalankan Usaha Rajut Ditengah Pandemi Covid-19

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Lely Dwi Indriyani merupakan salah satu warga Kelurahan Perawang, Kecamatan Taualang Kabupaten Siak, Riau yang menjalankan Usaha Kecil Menengah (UKM) di KPR I Jalan 1 Blok E No 83 perawang.

UMKM yang Lely Dwi Indriyani jalankan ini dibidang rajutan yang ia beri barand Ei’s Simple Art. Usaha ini dirintis dirumah tempat ia tinggal.

Usaha mililk Lely Dwi Indriyani ini terbilang bisa bertahan ditengah pandemi covid-19 yang terjadi, mengingat banyak tempat usaha yang terdampak.

"Alhamdulilah, selama pandemi ini saya justru punya waktu lebih banyak di rumah, dan menurut saya merajut itu paling nyaman ya di rumah. Untuk penjualan juga nggak berpengaruh, bahkan selama pandemi kami selalu kebanjiran pesanan masker rajut dan konektor masker rajut,” ungkap Lely Dwi Indriyani saat berbincang dengan tribunpekanbaru.com, Senin (11/1/2021).

Lely Dwi Indriyani menuturkan, selama pandemi memang belum bisa banyak mengexplore rajutannya dan rencana untuk membuat workshop kecil-kecilan pun belum bisa terlaksana. Tapi, Lely Dwi Indriyani tidak kehabisan akal, ia pun menjual produknya secara online melalui aplikasi instagram dan facebook.

Alhasil, karya tangan Lely Dwi Indriyani diiminati banyak orang, bahkan tidak hanya dalam negri, orang luar negeri seperti Arab Saudi, Australia, Malaysia dan lain-lain pun tertarik dengan produk Ei’s Simple Art .

Lely Dwi Indriyani menjelaskan usahanya ini tidak mempekerjakan karyawan, hanya melibatkan ibu-ibu di sekitar rumahnya. Dalam membuat karya rajutan berupa tas, dompet, taplak meja, tempat tisu, sampul buku, sampul al qur'an, sepatu, fashion bayi, selimut, sarung bantal, baju, sepatu bayi, boneka kecil dan besar dan lain-lain.

Baca juga: Putri Wahyuni Effendi ,  Warga Pekanbaru Jadi Korban Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

Baca juga: Kenali Dua Jenis Komedo dan Cara Mengatasinya

Baca juga: Jendral Effendi, Tinggalkan Karir di Bank dan Bangun Usaha Herbal

Lely Dwi Indriyani menceritakan ia pengalaman merajut sejak 8 tahun yang lalu. Hal ini terinspirasi dari neneknya yang pintar merajut dan menjahit. Kemudian untuk meneruskan kesenangannya ini ia ikut komunitas merajut di Pangkalan Kerinci (Pelalawan) bersama ibu-ibu kompleks. Lely Dwi Indriyani pun mengasah keterampilannya lewat internet, dan sharing ilmu sesama perajut.

"Dari komunitas itulah pengalaman saya bertambah, mulai ikutan bazar kecil sampai dengan expo dan bisa jadi pengajar untuk yang tertarik merajut. Disitulah saya semakin tertarik dengan kerajinan ini” ujar Lely Dwi Indriyani ibu tiga anak ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved