Kenali Dua Jenis Komedo dan Cara Mengatasinya

Berikut ini penjelasan tentang dua jenis komedo dan cara mengatasinya.

Istimewa
Komedo menjadi keluhan yang sering terjadi pada kulit wajah 

Kenali Dua Jenis Komedo dan Cara Mengatasinya

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Komedo merupakan masalah kulit yang paling banyak dikeluhkan. Meski lazim dijumpai, tetapi banyak dijumpai pemahaman yang keliru tentang komedo.

dr. Ratih Dwinanda Pitaloka, pemilik dr. Ratih House of Beauty Clinic, mengungkapkan, ada dua jenis komedo yang diketahui. Yakni, komedo hitam atau blackhead dan komedo putih atau whitehead. Masing-masing dibedakan oleh penampakan permukaannya.

Sebelum mengulas lebih jauh tentang keduanya, Ratih memberi penjelasan tentang komedo itu sendiri. "Komedo adalah kondisi pada wajah yang terbentuk sama seperti jerawat," ungkap Ratih Dwinanda Pitaloka saat ditemui di kliniknya di Jalan Kartama, Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Ratih Dwinanda Pitaloka menjelaskan, komedo terbentuk dari folikel di bawah kulit dengan pori-pori yang terbuka tertimbun kotoran dan akhirnya tersumbat. Komedo yang terinfeksi bakteri Propionibacterium Acne (P. acne) akan menjadi jerawat radang.

"Sehingga kita harus sering membersihkan muka untuk menghindari komedo ini," kata Ratih Dwinanda Pitaloka Mengenai dua jenis komedo, terbentuk karena proses yang berbeda.

Ratih Dwinanda Pitaloka menjelaskan, blackhead terbentuk disebabkan oleh minyak menyumbat folikel rambut. Warna hitam dihasilkan oleh reaksi kimiawi pada melanin yakni, pigmen pemberi warna kulit.

Baca juga: Asosiasi Futsal Kota Pekanbaru 2021-2025

Baca juga: Nindya Aulia Rinanda, Ibu Muda yang Geluti Bisnis Busana Wanita

Menurut dia, Reaksi ini muncul karena permukaan kulit terpapar udara dan melanin di sel kulit mati menjadi teroksidasi. Alhasil, bintik-bintik yang awalnya berwarna menyerupai kulit berubah menjadi coklat tua yang menghasilkan komedo hitam.

"Pori-pori yang terbuka atau besar ini yang sering menjadi penyebab blackhead. Oleh karena itu juga bisa disebut komedo terbuka," ujar Ratih Dwinanda Pitaloka.

Sedangkan whitehead, lanjut Ratih, terbentuk ketika sel kulit mati, minyak dan bakteri terperangkap di pori-pori wajah. Ini dipicu oleh kulit berminyak, bahan kimia dari kosmetik yamg digunakan, pecahnya folikel rambut karena kebiasaan memencet jerawat, cuci muka berlebihan dan peeling dengan bahan kimia.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved