Polres Rohil Ungkap 213 Kasus Narkotika Sepanjang 2020

Sepanjang tahun 2020 Polres Rokan Hilir tercatat telah mengungkap 213 kasus narkotika.

tribunpekanbaru.com
Ilustrasi kasus narkotika 

Sepanjang 2020, Polres Rohil Ungkap 213 Kasus Narkotika

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Sepanjang tahun 2020 Polres Rokan Hilir tercatat telah mengungkap 213 kasus narkotika.

Dari 213 kasus narkotika tersebut ada 306 tersangka yang diamankan dan dijebloskan ke penjara.

Total keseluruhan kasus yang ditangani wilayah hukum Polres Rokan Hilir dari berbagai persoalan hukum sebanyak 845 Kasus.

"Kasus yang paling dominan yang ditangani adalah penyalahgunaan narkoba serta kasus trans Nasional," jelas Kapolres Rokan Hilir, AKBP Nurhadi Ismanto dalam keterangan pers di Aula Mapolres Rokan Hilir, Kamis (31/12/2020).

Sedangkan dari 213 kasus narkotika, Polres Rohil berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu sebanyak 19,5 kilogram dan 785 butir pil ekstasi.

"Memang kasus narkoba ini bisa terbilang banyak selama 2020, bersama barang buktinya," sebut kapolres Rohil.

Baca juga: Daftar Nama 18 Gubernur Riau Dulu Hingga Sekarang

Baca juga: Ekowisata Mangrove di Desa Pangkalan Jambi Bengkalis

Dari total 845 kasus yang ditangani, adapun kasus yang berasal dari pengaduan masyarakat adalah sebanyak 765 kasus yang berlanjut dengan proses pengadilan.

Diakuinya, secara umum, kasus yang diungkap oleh Polres Rohil selama tahun 2020 terdiri dari kejahatan terhadap kekayaan anggaran illegal logging dan tipikor sebanyak 6 kasus, penipuan dan penggelapan sebanyak 88 kasus, trans nasional sebanyak 218 kasus, dan kejahatan konvesional pencurian dan ranmor sebanyak 466 kasus

AKBP Nurhadi Ismanto menjelaskan, untuk kasus laka lantas terjadi penurunan hal ini diduga karena adanya pandemi virus corona (Covid-19), yang mana kasus lakalantas selama 2020 dari 87 kasus telah menewaskan korban sebanyak 87 orang.

"Pelanggaran lalu lintas selama tahun 2020 menurun dengan mengeluarkan surat tilang hanya sebanyak 2028 surat. Kemungkinan karena masyarakat tidak keluar selama wabah pandemi korona," sebutnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat, untuk tetap waspada terhadap tindak kriminal, dan laporkan jika mendapati hal-hal yang melanggar hukum.

"Kita juga menghimbau masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan, karena saat ini kita masih berada di Pandemi Covid-19," pungkasnya.

Baca juga: Jelang Tahun Baru, Pedagang Trompet di Kota Pekanbaru Sepi Pembeli

Baca juga: Viral, Dalam 15 Jam Youtube Rewind Indonesia 2020 Ditonton Lebih 4,2 Juta Kali

--
(Tribunpekanbaru.com/Donny Kusuma Putra)

Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved