Sepanjang 2020 Angka Kriminalitas di Riau Hingga 8.149 Kasus, Berikut Daftarnya

Sepanjang tahun 2020 tercatat ada 8.149 kasus kriminal yang terdaftar di Kepolisian Daerah Riau.

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Angka kriminalitas di Riau tahun 2020 

Sepanjang 2020 Angka Kriminalitas di Riau Hingga 8.149 Kasus, Berikut Daftarnya

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Sepanjang tahun 2020 tercatat ada 8.149 kasus kriminal yang terdaftar di Kepolisian Daerah Riau.

8.149 kasus kriminal tersebut didominasi dengan kasus pencurian meliputi kasus pencurian dengan pemberatan atau disingkat curat. Kemudian kasus pencurian dengan kekerasan atau curas dan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.

"Dari 8.149 kasus kriminal yang berhasil diselesaikan oleh Polda Riau dan jajaranya 5.762 kasus," jelas Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Rabu (29/12/2020).

Jumlah kasus kriminalitas ditahun 2020 ini dijelaskan Kapolda mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2019.

Berikut Rincian Kasus yang dijelaskan Kapolda Riau :

1. Pencurian dengan pemberatan (curat) 1.280 kasus, kasus berhasil dituntaskan. 2019 sebanyak 912 kasus meningkat 28,67%.
2. Pidana penggelapan sebanyak 598 kasus, yang selesai ditangani 383 kasus.
3. Penganiayaan 584 kasus, yang selesai ditangani 390 kasus.
4. Pencurian biasa 612 kasus, yang selesai ditangani 477 kasus.
5. Pencurian kendaraan bermotor atau curanmor 483 kasus, yang selesai ditangani 228 kasus. tahun 2019 sebanyak 486 kasus meningkat 31,06%.
6. Pencurian dengan kekerasan (Curas) 249 kasus, yang selesai ditangani 172 kasus, curas pada tahun 2019 sebanyak 251 meningkat 27,03%.
7. Pembunuhan 27 kasus, yang ditangani 24 kasus.

Baca juga: Kota Pekanbaru Resmi Miliki 15 Kecamatan

Baca juga: Daftar Nama 18 Gubernur Riau Dulu Hingga Sekarang

Pada tahun 2020, Polda Riau juga menangani kasus dugaan korupsi . Ada sebanyak 14 kasus dengan tersangka 14 orang.

Nilai kerugian negara mencapai Rp12.953.966.498. Polda Riau berhasil menyelamatkan keuangan negara Rp6.574.785.849.

Terkait tindak pidana berikutnya, yakni illegal mining, atau penambangan ilegal. Kejahatan ini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

Polda Riau dan jajaran Polres, mengungkap sebanyak 31 kasus illegal mining, dengan 58 orang tersangka. Saat ini 22 kasus masih proses sidik, 1 kasus sudah tahap I, dan 19 kasus sudah tahap II.

Berikutnya, Polda Riau juga menangani tindak pidana dibidang minyak bumi dan gas (migas), maupun penyimpangan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Ada sebanyak 4 kasus dengan 7 tersangka yang sukses diungkap.

Berlanjut ke tindak pidana di bidang perkebunan. Ada sebanyak 3 kasus dengan 6 orang tersangka. Semuanya sudah tahap II.

Lalu tindak pidana di bidang kelautan dan perikanan. Ada sebanyak 4 kasus yang diungkap. Dalam hal ini, polisi menggagalkan penyelundupan baby lobster atau benur.

Para pelakunya menggunaan kapal cangkang untuk beraksi. Dalam kasus ini, polisi menangkap 7 orang tersangka.

Dari 4 kasus, 3 perkara sudah P-21 dan 1 kasus lagi dilimpahkan ke dinas perikanan.

Baca juga: Profil Yan Prana Jaya

Baca juga: Menikmati Keindahan Pantai Koneng di Dumai Riau

Polda Riau, juga sukses mengungkap penyelundupan barang ilegal, berupa perdagangan satwa liar dilindungi 7 kasus dengan 10 orang tersangka.

Sementara penegakan hukum, di bidang konservasi sumber daya alam tahun 2020. Perdagangan satwa liar yang dilindungi sebanyak 6 kasus dengan 14 orang tersangka.

Masuk ke kasus narkotika, pada tahun 2020, Polda Riau menangani 1.664 kasus. Dengan total tersangka 2.335 orang.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved