Polda Riau Musnahkan 111 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Butir Ekstasi

Polda Riau melakukan pemusnahan terhadap narkotika jenis sabu sebanyak 111,2 kilogram dan 34.182 butir pil ekstasi

Editor: Aan Ramdani

Polda Riau Musnahkan 111 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Butir Ekstasi

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Polda Riau melakukan pemusnahan terhadap narkotika jenis sabu sebanyak 111,2 kilogram dan 34.182 butir pil ekstasi, Selasa (22/12/2020) di Halaman Markas Polda Riau Jalan Pattimura Kota Pekanbaru.

Proses Pemusnahan barang bukti ini dipimpin oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan dihadiri sejumlah tamu undangan, tak terkecuali sejumlah tersangka.

Seratus lebih narkotika jenis sabu dan puluhan ribu butir pil eksatasi ini dijelaskan Kapolda merupakan barang bukti dari 16 tersangka yang berhasil ditangkap dari beberapa pengungkapan di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Bengkalis.

dari pantauan teribunpekanbaruwiki.com saat pemusnahan, terlihat barang bukti sabu ada yang dibungkus oleh kemasan berwarna hijau dengan tulisan aksara China. Kemudian ada pula sabu yang dikemas dengan menggunakan salah satu kemasan serbuk coklat salah satu merk terkenal.

"Ini buat kamuflase aja ini, untuk mengelabui petugas. Dilihat dari luar kemasan Milo, ternyata isinya sabu," ucap Irjen Agung disela-sela kegiatan.

Baca juga: 5 Daftar Pilkada di Riau yang Disengketakan ke MK

Baca juga: Kisah Saidan, Berjuang Mengusir Penjajah Hingga Gerombolan Cina dari Malaysia di Bengkalis

Baca juga: Wajah Baru Bandar Bakau Dumai

Sedangkan untuk pil ekstasi ada berbagai macam warna, diantaranya warna hitam, oranye, merah muda, hijau, hijau muda dan beberapa warna lain. Puluhan ribu butir pil ektasi ini terlihat dibungkus dengan kemasan plastik bening.

Proses pemusnahan 111,2 kilogram narkotika jenis sabu dilakukan dengan dua cara. Pertama, sabu dilarutkan dengan menggunakan air didalam ember besar yang dicampur dengan cairan pembersih lantai dan serbuk detergen.

Cara kedua, dimusnakan dengan pembangkaran tekanan tinggi menggunakan alat incinerator milik Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau atau disingkat BNNP Riau.

Sementara itu, proses pemusnahan narkotika jenis pil ektasi dimusnahkan dengan cara di blender.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyatakan, barang bukti narkotika ini, disita dari penangkapan 16 tersangka di Kota Pekanbaru dan Bengkalis oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Polresta Pekanbaru, dan Polres Bengkalis.

"16 tersangka ini merupakan bagian dari 7 sindikat narkoba yang kita bongkar dan kita tangani," jelasnya.

Baca juga: Kasihan, Bayi Berung Madu Terpisah dari Induknya Ditemukan Warga

Baca juga: Cerita Amat Purnomo Saat Berjuang Hadapi Penjajah, Veteran Yang Kini Tinggal di Tembilahan Riau

Baca juga: Profil Veni Ayu Oktaviana, Sukses Rintis Usaha Kecantikan

Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi melanjutkan, 16 tersangka ini berusaha memasukkan narkoba jenis sabu dari negara tetangga Malaysia ke wilayah hukum negara Indonesia, lewat Provinsi Riau.

Menurut Kapolda Riau, barang bukti narkotika ini memang harus segera dimusnahkan sesuai dengan aturan undang-undang jika proses penyidikan perkara cukup dan lengkap.

Disamping itu, pemusanahan barang bukti ini juga sebagai bentuk transparansi kepolisian. Perburuan dan pemberantasan narkotika akan terus digencarkan oleh Polda Riau dan jajaranya.

Note: Terdapat kesalahan penyebutan angka pada video, pada video disebutkan 112,2 kg sabu. Data betul 111,2 kg.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved