Kuliner Pekanbaru

Menikmati Mie Millenial di Pekanbaru

Bagi Tribiners yang senang dengan menu Mie, bisa mencicipi Mie Millenial yang berlokasi di Jalan Arifin Ahmad Kota Pekanbaru.

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Menu Mie Hotplate Ayam di Mie Millenial 

Menikmati Mie Millenial di Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Bagi Tribiners yang senang dengan menu Mie, bisa mencicipi Mie Millenial yang berlokasi di Jalan Arifin Ahmad Kota Pekanbaru.

Mie Millenial ini tentu saja tidak saja untuk para kaum Millenial, siapa pun bisa mencicipinya. Meskipun memang target pasarnya kaum millenial yang suka dengan menu-menu berkaitan dengan mie.

"Mie Millenial sebenarnya banyak versi. Disukai remaja, anak kuliahan. Tapi sebenarnya, bisa masuk ke semua kalangan," ungkap Arumi, Manajer Mie Millenial beberapa waktu lalu kepada tribunpekanbaru.com

Mie Millenial yang berbentuk usaha waralaba atau frenchise dari Jawa Timur, memberi sensasi berbeda dari menunya. Terletak pada mienya.

Menurut Arum, oleh karena pemakaian millenial, maka harga mestinya lebih murah. "Kita walau murah, tapi tetap mengutamakan kualitas dan rasa. Karna pakai nama millenial, kita juga harus selalu update menu kekinian," katanya.

Arum mengatakan, kualitas mie yang disajikan berstandar lebih tinggi. Pihaknya tidak menggunakan mie keriting. Mie diolah sesuai standar.

Baca juga: Harimau Sumatra Bernama Corina Dilepas Liarkan di Kawasan Restorasi Ekosistem Riau

Baca juga: Gedung Megah Polda Riau Senilai 172 Miliar Rupiah

Baca juga: Cerita Amat Purnomo Saat Berjuang Hadapi Penjajah, Veteran Yang Kini Tinggal di Tembilahan Riau

Menu Bakmie Beef Hongkong di Mie Millenial Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru
Menu Bakmie Beef Hongkong di Mie Millenial Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru (tribunpekanbaru.com)

"Biasanya kan mie keriting. Tapi disini hampir mirip mie spageti," kata Arum. Mie bertekstur lebih padat, tetapi tetap lembut.

Mie Millenial menyediakan beberapa varian mie. Terdiri dari Mie Hotplate Ayam yang dibanderol Rp. 20.000 per porsi, Bakmi Kuah Original Rp. 15.000, Mie Bakmi Original Rp. 13.000, Mie Blackpepper Rp. 18.000, Mie Bakmi Ayam Katsu Rp. 17.000 dan Mie Bakmi Ayam Tempura Rp. 19.000.

Mie Hotplate Ayam, dari namanya memiliki keistimewaan karena disajikan dengan hotplate dan kuahnya masih mendidih. Terdiri dari isian ayam jamur dan ditaburi ayam goreng.

Jamur disini adalah Jamur Kuping. Arum menjelaskan, jamur ditumis dengan bumbu khas. Lalu dicampur dengan daging ayam yang dipotong-potong berbentuk dadu.

Satu lagi menu berkuah adalah Bakmi Kuah Original yang disajikan dengan mangkok. Menurut Arum, ini adalah menu baru.

Menu lainnya adalah Bakmi yang ditumis tanpa kuah. Ada Mie Bakmi Original yang super pedas. Terdiri dari toping telur, kerupuk pangsit serta acar timum dan wortel yang ditaburi ayam.

Ada lagi Mie Beef Blackpepper yang juga pedas dengan bumbu lada hitam. Daging sapi ditumis dengan bumbu lada hitam dan dicampur dengan sedikit tepung.

Kemudian Mie Bakmi Ayam Katsu. Daging ayam sebagai toping difillet dengan ukuran tidak terlalu tipis. "Ayam katsu permukaannya renyah, tapi daging di dalamnya masih terasa juicy," ujar Arum.

Bakmi lainnya menggunakan toping udang tempura. Udang segar sebesar jari manis dibalut dan digoreng denga tepung krispi.

Baca juga: Rumah Makan Pondok Patin HM Yunus

Baca juga: Mayang Jasmine, Geluti Bisnis Kuliner di Pekanbaru

Baca juga: Sahirman Semangat Jual Kuliner Ikan Asin di Tol Pekanbaru-Dumai

Pilihan 10 Level Pedas

Arum mengemukakan, menu millenial identik dengan rasa pedas. Kaula muda suka dengan tantangan (challenge) dan keseruan saat bersantap ria.

Oleh karena itu, Mie Millenial menyediakan pilihan level pedas tiap menunya. Ini untuk mengikuti selera anak muda yang suka pedas.

"Ada 10 level pedas. Dari yang normal, sedang sampai extra pedas. Level pedas bisa distel sesuai pesanan," kata Arum.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved