Terjadi di Kuansing Riau, Sudah 5 Tahun Meninggal Dapat Undangan Nyoblos di Pilkada 2020

Masuknya warga yang meninggal dalam DPT dan mendapat undangan nyoblos ini diungkap seseorang di media sosial facebook

tribunpekanbaru.com
Ayo Memilih 

Terjadi di Kuansing Riau, Sudah 5 Tahun Meninggal Dapat Undangan Nyoblos di Pilkada 2020

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Pelaksanaan Pemilihan Kepala daerah atau Pilkada serentak akan berlangsung9 Desember 2020.

Termasuk pula akan berlangsung Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Berbagai persoalan pelaksanaan Pilkada ini masih saja ditemukan, misalnya saja terkait dengan Data Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Kuansing 2020.

Ditemukan warga yang meninggal masih masuk dalam Daftar Pemilih Tetap atau DPT, bahkan dapat undangan untuk nyoblos pada 9 Desember 202 nanti.

Masuknya warga yang meninggal dalam DPT dan mendapat undangan nyoblos ini diungkap seseorang di media sosial facebook dengan akun BK (inisial dan meminta namanya tidak disebutkan). BK sendiri tinggal di Pasarbaru, Kecamatan Pangean, Kuansing. Dalam postingannya, mengatakan ayahnya bernama Yakub.

Baca juga: Mengenal Sosok Dokter Nurhasanah, Pemilik Shine Clinic di Pekanbaru

Baca juga: 11 Wanita Diduga PSK Terjaring Razia Satpol PP Pekanbaru

Dalam postingannya, ia mengatakan ayahnya yang sudah meninggal 5 tahun lalu, masih dapat undangan. Ia juga memposting surat model C dari Komite Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di akun facebooknya.

Surat tersebut berisi ajakan memberi hak suara pada 9 Desember, waktu pemungutan suara Pilkada Kuansing 2020. Surat tersebut juga berisi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) mana memberikan hak suara serta waktu datang ke TPS.

Dalam kolom komentarnya, BK juga menerangkan dalam Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 lalu, ayahnya sudah tidak masuk dalam DPT. Anehnya, justru di Pilkada 2020 masuk.

Juli lalu, KPU Kuansing sendiri menggelar pendataan pemilih sementara lewat Pencocokan dan Penelitian (Coklit). Coklit dilakukan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) yang langsung ke rumah-rumah penduduk.

Baca juga: Romy Deviandri , Dokter di Pekanbaru yang Coba Merintis Usaha Minuman Kopi

Baca juga: Profil Lydhia Sari, Berani Tinggalkan Karir di BUMN

Coklit berdasarkan formulir model A-KWK KPU sendiri berisi data pemilih. Data tersebut merupakan gabungan dari hasil sinkronisasi antara Daftar Penduduk Potensial dan Pemilih Pemilihan (DP4) dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu terakhir yakni data Pemilu 2019.

Apa kata KPU Kuansing soal hal ini? "Coba kontak bu yeni div data (komisoner kpu kuansing) terkait hal tersebut," kata ketua KPU Kuansing, Irwan Yuhendi, Senin (7/12/202.

Sayang, Yeni Gusleni yang dihubungi Tribun Pekanbaru berkali-kali lewat telepon, belum menjawab. Pesan singkat yang dikirim pun belum dibalas.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pilkada Kuansing sendiri sebanyak 230.488 pemilih. Saat ini KPU Kuansing mulai mendistribusikam surat suara.

--
(Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved