Berikut ini Daftar Kenaikan Upah Minimun Kabupaten Kota di Riau Tahun 2021

Namun tidak semua daerah di Riau yang menaikan UMK untuk tahun 2021, melainkan hanya 7 Kabupaten/Kota saja

Editor: Aan Ramdani
Isimewa
Foto: Ilustrasi 

Berikut ini Daftar Kenaikan Upah Minimun Kabupaten Kota di Riau Tahun 2021

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Upah Minimum Kabupaten/Kota atau UMK di Riau mengalami kenaikan untuk tahun 2021 jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun tidak semua daerah di Riau yang menaikan UMK untuk tahun 2021, melainkan hanya 7 Kabupaten/Kota saja. Sedangkan 5 UMK Kabupaten/Kota mengikuti surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan tidak menaikkan UMKnya atau masih sama dengan UMK tahun 2020.

Berikut 7 Daftar Kabupaten/Kota di Riau yang Menaikan UMK:

1. Kabupaten Kuantan Singingi atau Kuansing naik 1,5 persen menjadi Rp 3.091.132
2. Kabupaten Siak naik 1,07 persen menjadi Rp 3.081. 146
3. Kabupaten Rokan Hilir atau Rohil naik 2 persen menjadi Rp 2.996.539
4. Kabupaten Kampar naik 2,5 persen menjadi Rp 3.023.840
5. Kabupaten Meranti naik 0.04 persen menjadi Rp 2.985.000.
6. Kabupaten Bengkalis naik 2,5 persen menjadi Rp 3.342.891
7. Kabupaten Indragiri Hulu atau Inhu naik 3,27 persen menjadi Rp 3.082.805.

Baca juga: 4 Fakta Menarik Sultan Syarif Kasim II

Baca juga: Perjuangan Pahlawan Nasional Tuanku Tambusai

Baca juga: Melihat Kemegahan Masjid Raya An Nur di Pekanbaru

Berikut 5 Daftar Kabupaten/Kota Yang Tidak Menaikan UMK:

1.Kabupaten Indragiri Hilir atau Inhil dengan besaran UMK sama dengan tahun sebelumnya, Rp 2.984.696
2.Kabupaten Rokan Hulu atau Rohul sama dengan UMK sebelumnya Rp 2.960.855
3.Kabupaten Pelalawan sama dengan UMK sebelumnya Rp 3.002. 383
4.Kota Dumai sama dengan UMK sebelumnya Rp 3.383.834
5.Kota Pekanbaru sama dengan UMK tahun sebelumnya Rp 2.997.971.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Riau, Jonli, Selasa (24/11/2020) mengatakan, kenaikan UMK ditujuh kabupaten kota tersebut sudah sesuai kesepakan dengan para pihak yang tergabung dalam dewan pengupahan di daerahnya masing-masing.

Sedangkan yang lima kabupaten kota lagi tidak naik karena mereka mengacu pada surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan

Proses pelaporan UMK kabupaten kota ke provinsi juga sudah dilakukan, sedangkan SK juga telah dibuat dan secepatnya akan disampaikan.

"Untuk UMK diperbolehkan naik, akan tetapi harus sesuai dengan kondisi perekonomian daerah masing-masing," ujarnya.

Oleh karenanya, pihaknya memberikan kabupaten kota yang ingin menaikkan dipersilahkan namun harus sesuai kondisi daerah masing-masing.

Jonli menegaskan, bahwa besaran UMK ini sangat penting bagi masing-masing daerah. Sebab UMK merupakan salah satu acuan bagi perusahaan untuk membayarkan upah atau gaji kepada pekerjanya.

Baca juga: Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu

Baca juga: Tia Juwita, Wanita Sukses Berbisnis Kerjainan Rotan di Pekanbaru

Baca juga: Viral Video Gajah Sumatra Evakuasi Mobil Terperosok di Bengkalis Riau

Berbeda dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau yang hanya dijadikan sebagai pedoman saja bagi kabupaten kota untuk menyusun UMKnya.

"Yang dibayarkan oleh perusahaan kepada pekerja itu bukan UMP namun Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)," katanya.

Sedangkan untuk besaran UMP Riau 2021 tidak mengalami kenaikan dan masih sama dengan tahun sebelumnya. Jonli menjelaskan UMP Riau Tahun 2021 masih sama dengan UMP Tahun 2020 ini dilatarbelakangi dengan melihat kondisi ekonomi di Provinsi Riau saat ini berdampak karena Covid 19.

"UMP Riau sudah diteken pada tanggal 27 Oktober lalu yang akan berlaku nanti pada 1 Januari 2021 dan tidak ada kenaikan," katanya.

--
(tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di
KOMENTAR
321 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved