Tia Juwita, Wanita Sukses Berbisnis Kerjainan Rotan di Pekanbaru

Tia Juwita salah satu pengusaha yang sukeses menggeluti kerajian rotan unik di Kota Pekanbaru

Penulis: Aan Ramdani
Editor: Aan Ramdani
Isimewa
Tia Juwita, Pemilik Galeri Ratatia Rattan Handmade yang terletak di Jalan Yos Soedarso nomor 159, Rumbai, Kota Pekanbaru 

Tia Juwita, Wanita Sukses Berbisnis Kerjainan Rotan di Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Usaha kerajinan rotan sudah ada puluhan tahun. Di Pekanbaru, deretan penjual perabot hasil kerajinan rotan paling terkenal berlokasi di Jalan Yos Sudarso. Hasil kerajinan yang dijual kian variatif.

Usaha kerajinan rotan yang masih mampu bertahan hingga kini di tengah pesatnya perkembangan industrial, tak terlepas dari peran berbagai pihak. Salah satunya Tia Juwita, seorang pemilik Ratatia Rattan Handmade di Jalan Yos Sudarso.

Tia tidak sekedar berjualan. Tia Juwita adalah penggagas rotan kreatif. "Lihat di sepanjang Jalan Yos Sudarso, sudah lama ada (kerajinan rotan). Cuma, belum ada yang berwarna, yang inovatif gitu," ungkapnya.

Menurut Tia Juwita, bahan yang digunakan hanya terbatas rotan. Belum ada kombinasi dari bahan lain seperti kain. Modelnya juga masih monoton dan barang dengan fungsi beragam hanya seberapa.

Tia Juwita pun mendirikan Ratatia Rattan Handmade pada Nopember 2013 silam. Sebuah usaha yang menginisiasi pengembangan kerajinan rotan. Tia Juwita berinovasi dengan memproduksi kerajinan rotan yang baru dan beda.

Baca juga: Desi Wahyuni, Berhasil Jalani Usaha Apotek di Pekanbaru

Baca juga: Riri Sulaiman, Aktif Jalankan Beberapa Usaha

Baca juga: Fanji Giovani, Polisi Riau Yang Sukses Jadi Gamer

Peserta Pelatihan menganyam rotan foto bersama di Galeri Rattan Handmade beberapa waktu lalu
Peserta Pelatihan menganyam rotan foto bersama di Galeri Rattan Handmade beberapa waktu lalu (Isimewa)

Tia Juwita mencari model di internet. Lalu memintanya pengrajin untuk membuat model yang diinginkan. Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, bukanlah mudah.

"Saya kasih ke pengrajin, bikin model kayak gini. Beberapa kali ujicoba, gagal. Ada yang mencong, nggak rapi," ujar wanita 31 tahun ini. Menurut Tia Juwita Hasil kerajinan yang inovatif harus melalui beberapa kali uji coba agar dilirik pasar.

Tia Juwita terus membuat inovasi terhadap kerajinan rotan agar usaha ini tetap bertahan dengan memberdayakan pengrajin tempatan. Usahanya berbuah hasil. Kini hasil kerajinan rotan tidak kalah dengan daerah lain.

Semula Tia Juwita berjualan hanya di kios. Belakangan, ia bisa memasarkan hasil kerajinannya secara daring. "Saya foto, saya upload ke Instagram. Eh, Alhamdulillah ternyata banyak peminatnya," tuturnya.

Tia Juwita bahkan memasarkan hasil kerajinan ke pusat-pusat perbelanjaan di Pekanbaru. Ia juga secara bertahap memasuki usaha-usaha kecil.

Kini Tia Juwita telah memperkerjakan beberapa karyawan. Ia tidak hanya memberi upah. Ia juga menerapkan sistem bagi hasil (profit sharing) agar karyawannya merasa memiliki usaha yang dia rintis.

Baca juga: Kisah Anggota Dewan Riau Dagang Bakso Tak Laku, Sugeng Pranoto

Baca juga: Kisah Bripda Habibi, Polisi Riau yang Nyambi Jualan Mie Aceh di Tembilahan Inhil

Baca juga: Komunitas Youtube Creator Pekanbaru

Dilirik Wisatawan Asing

Hasil kerajinan yang diproduksi Tia Juwita kian tersiar berbagai penjuru. Usahanya bahkan dilirik oleh wisatawan asing sebagai kunjungan wisata kreatif.

Sejak 2013, Tia Juwita telah menampilkan wajah baru rotan Riau. Bersama berbagai pihak, ia membuat Creative Space yang dapat dimanfaatkan secara bebas oleh masyarakat dan Usaha Kecil Menengah.

Di tengah menurunnya jumlah pengrajin, Tia Juwita membuka kelas krearif untuk melahirkan generasi muda yang cinta kerajinan Indonesia. Bahkan melahirkan instruktur.

"Gerasi muda dapat menambah pendapatan dengan menjadi instruktur untuk kelasnya," ungkap Tia. Ia menjalin kerjasama dengan komunitas dan berkolaborasi dengan UKM.

Tia Juwita juga menggelar virtual sharing bersama ahli dan praktisi. Ini agar kegiatan positif di Pekanbaru semakin meluas dan berkembang.

Tak hanya itu, Tia juga ikut mengkampanyekan pelestarian lingkungan. Contoh aksi sederhananya yakni dengan mengurangi pemakaian plastik. (ndo)

Berbagi jenis hasil anyaman rotan di galeri Ratatia Rattan Handmade, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.
Berbagi jenis hasil anyaman rotan di galeri Ratatia Rattan Handmade, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. (Isimewa)

Baca juga: Cara Membuat Kartu Anggota Perpustakaan Soeman HS

Baca juga: Cerita Yessi Sulidar, Bidan Cantik Mengabdi di Pelosok Riau

Baca juga: Profil Lembaga Adat Melayu Riau

Profil

Nama : Tia Juwita
Lahir : Mei 1989
Suami : Muhammad Dicky Rusmayansyah
Anak :
1. Azzam Dimas Assajaditia
2. Azeeza Callista Syauqiyah
Hobi : Jalan2 Dan membaca
Motto : Selagi muda, selagi bisa bergerak dan berkaryalah
Karir : Pemilik Ratatia Rattan Handmade
Prestasi :
- Finaslis Inotek 2018
- Penerima BIP Bekraf 2019
- Penerima Shidakarya 2020
- Finalis Nasional WMM 2020

Ikuti kami di
KOMENTAR
313 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved