Heboh, Seorang Guru Tewas Disambar Petir di Pelalawan Riau

Warga Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau dihebohkan dengan peristiwa seorang warga yang tewas disambar petir

Isimewa
Heboh, Seorang Guru Tewas Disambar Petir di Pelalawan Riau 

Heboh, Seorang Guru Tewas  Disambar Petir di Pelalawan Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Warga Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau dihebohkan dengan peristiwa seorang warga yang tewas disambar petir pada Minggu (22/11/2020) sore lalu.

Warga yang tewas tersambar petir tersebut merupakan seorang guru honor di Sekolah dasar (SD) Teluk Meranti, bernama Begi.

Tubuh guru honorer ini menghitam seperti gosong usai tersambar petir saat diwilayah tersebut sedang gerimis.

Guru Honor ini menghembuskan nafas terakhirnya sebelum mendapat pertolongan medis.

Peristiwa tersebut dibernarkan Camat Teluk Meranti, Zakirman, saat dikonfirmasi tribunpekanbaru.com. Korban bernama Begi yang usianya 30 tahun lebih.

Kabar guru yang tewas tersambar petir ini juga sempat menyebar di media sosial.

Baca juga: Nikmati Bubur Isian Ikan Tuna di Fresqa Bistro Batiqa Hotel Pekanbaru

Baca juga: Cara Membuat Kartu Anggota Perpustakaan Soeman HS

Baca juga: Pemusnahan 57,7 Kilogram Komoditi Pertanian Ilegal Tanpa Surat Kesehatan

"Kalau nama lengkapnya, saya kurang tahu juga. Informasinya guru honor di SD dan istrinya kerja di Puskesmas," ungkap Camat Zakirman.

Ia menceritakan, kejadian naas itu berlangsung sekitar pukul 16.20 wib, tepat saat Kelurahan Teluk Meranti dilanda hujan gerimis.

Saat itu korban sedang ikut membersihkan bangunan Rumah Toko (Ruko) miliknya. Ada tiga pintu ruko yang sedang dibangun tukang dan belum selesai. Sore itu, korban ikut membersihkan lokasi disekitar bangunan bersama tiga orang tukang yang mengerjakan bangunan permanen itu.

"Biasalah, sebagi pemilik ikut bersih-bersih disitu. Memang saat kejadian gerimis, tapi tidak deras," tambah Zakirman.

Tanpa diduga, petir langsung menyambar tempat korban berdiri hingga menyebabkan ia terjatuh. Tiga pekerja yang ada disekitarnya langsung menolong korban untuk berdiri. Namun saat diperiksa ternyata korban telah meregang nyawa dengan kondisi tangan sebelah kiri seperti terkena luka bakar dan beberapa bagian tubuh menghitam, layaknya orang tersengat arus listrik.

Baca juga: Sekilas Liku-Liku Perjuangan Ustadz Abdul Somad Saat Kuliah S1

Baca juga: Cerita Yessi Sulidar, Bidan Cantik Mengabdi di Pelosok Riau

Bersama masyarakat lainnya, korban dibawa ke rumahnya yang tidak jauh dari ruko yang sedang dibangun itu. Selanjutnya keluarga membawa jenazah guru honor tersebut ke kampung halaman di Pulau Godang Kabupaten Kampar.

"Mungkin sudah naas bagi korban. Padahal tiga orang temannya tidak ada kenapa-kenapa. Pertanda petir juga sebelumnya tak ada. Tiba-tiba saja terjadi," tandasnya.

--
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved