Pengunjung Istana Siak Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Istana Siak kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Pengunjung Istana Siak sedang dicek suhu tubuhnya sebelum masuk ke sitana oleh petugas. 

Pengunjung Istana Siak Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Istana Siak yang ada di Siak Sri Indrapura Kabupaten Siak, Riau sempat ditutup berbulan-bulan karena pandemi covid-19.

Namun sejak 14 November 2020 lalu, pengunjung kembali bisa berwisata sejarah dan edukasi serta melihat kemegahan peninggalan Kesultanan Siak ini.

Dipastikan bagi pengunjung yang ingin datang ke Istana Siak ini harus menerapkan perotokol kesehatan ketat sesuai dengan aturan.

Mengenakan masker, kemudian mencuci tangan sebelum memasuki istana Siak. Lalu pengunjung juga akan dilakukan cek suhu tubuh oleh petugas Istana Siak. Kemudian pengunjung juga diminta untuk menjaga jarak.

Mengetahui Istana Siak ini sudah dibuka untuk umum, pengunjung pun mulai ramai berdatangan. Tercatat pada hari pertama dibuka ada 151 wisatawan, sebanyak 100 orang dewasa, 50 anak-anak dan 1 orang wisatawan mancanegara, asal Malaysia.

Suasna Istana Siak pada malam hari di Kabupaten Siak Provinsi Riau
Suasna Istana Siak pada malam hari di Kabupaten Siak Provinsi Riau (Tribunpekanbaru.com)

Baca juga: Viral Video Gajah Sumatra Evakuasi Mobil Terperosok di Bengkalis Riau

Baca juga: Melihat Istana Rokan di Kabupaten Rokan Hulu Riau

"Pada Minggu (15/11/2020), wisatawan yang datang ke istana Siak semakin banyak. Sedikitnya ada 420 tiket terjual, 70 di antaranya adalah anak-anak," jelas Kepala Seksi Destinasi Dinas Pariwisata Siak Efendi.

Menjelang petang pada hari ke empat Istana Siak dibuka, Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman pun menyempatkan diri berkunjung ke Istana Siak ini.

Sama seperti masyarakat biasa, Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk Istana bernama Asserayah Alhasyimiah itu.

Dalam kunjungannya itu, Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman melihat dengan seksama peninggalan bersejarah milik kerajaan Siak. Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman tampak berdecak kagum. Mulai dari foto-foto, lukisan, keramik dari Eropa dan Cina serta komet atau gramophone dan cermin permaisuri dan banyak lagi membuatnya terkagum-kagum.

"Saya sudah beberapa kali ke istana ini, namun baru kali ini saya melihatnya satu persatu. Bertanya dengan petugas yang tentunya tahu banyak tentang benda-benda bersejarah Melayu yang ada di dalam istana. Saya sengaja meluangkan waktu untuk melihatnya," ungkap Indra Agus Lukman.

Baca juga: Cerita Yessi Sulidar, Bidan Cantik Mengabdi di Pelosok Riau

Baca juga: Dibuntuti Orang Berjaket Hitam, Cerita Rusidi Rusdan Saat Awasi Pemilu

Menurut Indra Agus Lukman, terlihat jelas sejarah Siak yang sangat luar biasa. Perjalanan panjang dari masa ke masa ada di dalam istana. Benda bersejarah ini harus dirawat sehingga keasliannya akan tetap utuh dari masa ke masa.

"Benda-benda itu, memiliki nilai sejarah yang tinggi. Jadi selain dijaga agar tidak hilang, juga harus dirawat. Kedepan akan banyak orang-orang yang akan belajar dengan cara melihat peninggalan bersejarah di Istana Siak. Jadi memang harus dijaga dan dirawat," ucapnya.

Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman mengakui masih banyak masyarakat yang mencintai sejarah. Terbukti dari sejak Istana Siak dibuka kembali jumlah kunjungan wisatawan itu mencapai 500 orang dalam sehari.

"Dan sekali lagi, saatnya benda benda bersejarah itu dijaga dan dirawat, sebagai warisan untuk generasi yang akan datang," katanya.

Nama : Istana Siak Sri Inderapura atau Istana Asserayah Hasyimiah atau Istana Matahari Timur
Lokasi : Jalan Sultan Syarif Kasim, Siak, Riau
Tiket : -Wisatawan domestik dewasa sebesar Rp 10 ribu  dan anak-anak Rp 5 ribu.
            -Wisatawan asing dewasa Rp 25 ribu dan wisatawan asing anak-anak Rp 15 ribu.

--
(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR
312 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved