160 Rumah Warga Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan Riau Terendam Banjir

160 rumah Warga Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau terendam banjir sejak beberapa hari belakangan.

160 Rumah Warga Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan Riau Terendam Banjir

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - 160 rumah Warga Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau terendam banjir sejak beberapa hari belakangan.

Terdata ada 37 Kepala Keluarga (KK) yang harus mengungsi akibat musibah banjir yang melanda ini.

Banjir yang terjadi ini karena luapan sungai Nilo yang tidak mampuh menanpung debit air yang meningkat derastis karena guyuran hujan deras yang terjadi, ditambah air kiriman dari bagian hulu sungai.

Kondisi ini membuat air meluber sampai ke lingkungan tempat tinggal warga Desa Lubuk Kembang Bunga, kondisi banjir juga menyebabkan jalur transportasi terputus.

"Ada 738 jiwa yang terdampak banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga," jelas Kapolsek Ukui AKP Rifendi, kepada tribunpekanbaruwiki.com, Rabu (11/11/2020).

Sejumlah rumah warga Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan, Riau terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut
Sejumlah rumah warga Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan, Riau terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut (tribunpekanbaruwiki.com)

Menurutnya aparat dan pemerintah setempat telah menyiapkan lokasi pengungsian di aula kantor desa.

Namun warga memilih mengungsi ke rumah keluarga atau penduduk lain yang tidak terkena banjir, mereka beralasan kondisi banjir ini tidak akan berlangsung lama.

Pasalnya, warga sudah terbiasa dengan kondisi banjir, mengingat Desa Lubuk Kembang Bunga merupakan Desa langganan banjir setiap musim hujan.

"Kita juga akan terus memantau perkembangan di lokasi," tandas Rifendi.

Camat Ukui, Amri Juharza menyatakan, pantauan terkini kondisi banjir tampak air masih stagnan atau bertahan. Ketinggian air diperkirakan antara 100 sampai 200 centimeter tergantung lokasinya.

Baca juga: 4 Fakta Menarik Sultan Syarif Kasim II

Baca juga: Hotel Grand di Pelalawan Riau Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

"Banjir kali ini cukup parah, karena ada tiga sungai yang meluap sekaligus," terang Camat Amri.

Adapun ketiga sungai yang berdekatan dengan desa yakni Sungai Kundur, Sungai Nilo, dan Sungai Air Hitam. Meski kondisi Desa Air Hitam masih aman dari genangan air, namun perlu diantisipasi kedepan jika sewaktu-waktu debit air meningkat dan meluap.

--
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved