Wisata Riau

Viral, Nikmati Keindahan Sawah di Agrowisata Desa Mentayan Bengkalis Riau

Agrowisata Desa Mentayan di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, sekitar 30 menit dari Kota Bengkalis

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaruwiki.com
Pengunjung saat berfoto di kawasan Agrowisata Desa Mentayan Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, Riau. tribunpekanbaruwiki/Muhammad Natsir 

Viral, Nikmati Keindahan Sawah di Agrowisata Desa Mentayan Bengkalis Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Agrowisata Desa Mentayan di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau merupakan salah satu wisata yang cukup asyik untuk dikunjungi.

Wisata dengan kawasan persawahan ini menjadi salah satu objek wisata baru yang cukup viral satu bulan belakangan ini di Kabupaten Bengkalis.

Jika biasanya masyarakat atau wisatawan lokal banyak mengunjungi Pantai Selat Baru diwaktu sore hari untuk melihat keindahan matahari tenggelam diufuk barat, kini wisatwan lokal coba menikmati suasana baru di Agrowisata Desa Mentayan ini.

Lolasi Agrowisata Desa Mentayan dengan suasana persawahan ini lokasinya tidak jauh dari Kota Bengkalis, sekitar 20 hingga 30 kilometer saja.

Jika ditempuh dengan kendaraan roda dua, bisa menghabiskan waktu sekitar setengah jam. Agrowisata Desa Mentayan ini searah dengan Pantai Selat Baru, hanya saja saat sampai di pusat Desa Selat Baru pengunjung berbelok ke kanan mengarah ke jembatan Sungai Liung.

Tidak jauh dari jembatan tersebut ada perempatan lagi, dari di sana cukup mengambil arah ke jalan sebelah kiri menuju Desa Mentayan. Di desa inilah wisata baru Agrowisata mulai hit di mata masyarakat Pulau Bengkalis sejak sebulan terakhir.

Baca juga: Nikmati Kenyamanan Hotel Pangeran Pekanbaru, Hotel Bintang Empat

Baca juga: Muhammad Ridin Ridwan, Sulap Batok Kelapa Menjadi Benda Bernilai Ekonomis

Gerbang Selamat datang di kawasan Agrowisata Desa Mentayan
Gerbang Selamat datang di kawasan Agrowisata Desa Mentayan (tribunpekanbaruwiki.com)

Sesampai di Agrowisata Desa Mentayan ini, pengunjung akan dihadapkan dengan pemandangan luas hingga mengarah bibir pantai. Pemadangan tersebut berupa hamparan lahan sawah dengan pohon padi yang berwarna hijau kekuningan.

Saat sampai di hamparan sawah ini akan terlihat gerbang masuk terbuat seadanya dibangun oleh pemuda setempat. Gerbang tersebut bertuliskan Selamat datang Agrowista Desa Mentayan.

Memasuki gerbang ini, pengunjung akan melihat sebelah kanan jalan berbagai jajanan rakyat di jual masyarkat Desa Mentayan. Harga tentu terjangkau dan bersahabat dengan kantong.

Sementara sebelah kiri jalan parit atau aliran air untuk persawahan membatasi antara jalan dan sawah masyarakat. Beberapa saung juga berdiri diatas parit ini, tak khayal dijadikan pengunjung sebagai tempat bersantai dan menikmati makanan, sebari melihat keindahan hamparan sawah.

Untuk masuk kekawasan Agrowisata Desa Mentayan ini, pengunjung cukup membayar dua ribu rupiah untuk setiap kendaraan mereka. Tarif parkir ini dikelola pemuda setempat untuk biaya mereka membersihkan dan mengelola tempat ini.

Saudah, pengagas Agrowisata Desa Mentayan bercerita kepada tribunpekanbaruwiki.com, ditengah ramainya pengunjung. Menurut dia, hamparan sawah ini dahulunya biasa saja tidak ada yang mengunjungi seperti saat ini.

Baca juga: FOTO: Penampilan Reog Ponorogo Paguyuban Singo Mudho Pekanbaru

Baca juga: Menikmati Keindahan Wisata Alam Ulu Kasok, Raja Ampatnya Riau

Pengunjung menikmati keindahan persawahan di Agrowista Desa Mentayan. tribunpekanbaruwiki.com/Muhammad Natsir
Pengunjung menikmati keindahan persawahan di Agrowista Desa Mentayan. tribunpekanbaruwiki.com/Muhammad Natsir (tribunpekanbaruwiki.com)

Saudah yang senang berolahraga sepeda ini beberapa bulan lalu sering mengajak rekan rekan satu komumitas sepedanya untuk gowes ditempat ini. "Kami dulu sering ajak kawan kawan gowes di sini. Saat itu sempat kawan-kawan gowes nyeletuk kalau ada yang jualan jajanan di sini mungkin enak," ungkapnya membuka cerita.

Lama kelamaan memang semakin ramai pesepeda yang singgah di sini menikmati hamparan padi nan indah. Saudah yang juga warga Desa Mentayan ini mulai terpikir dengan celetukan rekan rekan satu komumitasnya saat itu.

Kemudian dia mulai mengajak warga setempat berjualan disekitar pesawahan ini pada akhir pekan. Ternyata ajakan ini disambut baik warga dan pemerintah Desa Mentayan.

Masyarakat setempat diakhir pekan mulai berjulan di sana berupa jajanan ringan buatan sendiri. Selain pemerintah desa ternyata pemikirian Saudah juga mendapat respon oleh UPT Dinas Pariwisata Kecamatan Bantan.

"Kami sempat diskusi dengan UPT Pariwisata Kecamatan Bantan dan GenPi Bengkalis. Kemudian mulailah muncul ide untuk membuat kegiatan satu hari berkunjung di Desa Mentayan," ungkapnya.

Akhir September lalu tepatnya tanggal 27 September bersama UPT Dinas Pariwisata Bantan dan GenPi Bengkalis serta pemuda Desa Mentayan merealisasikan kegiatan ini dengan nama mengelar kegiatan Day Visit Mentayan ini. Dalam kegiatan ini mengundang masyarakat untuk main ke sawah menikmati seharian keindahan persawahan di Mentayan.

"Sangat luar biasa, dibantu oleh GenPi dalam promosi kegiatan ini pada saat hari kegiatan banyak yang datang diluar dugaan kita," ungkapnya.

Baca juga: Rattan Handmade, Tempat Kerajinan Rotan Unik di Pekanbaru

Baca juga: Keindahan Rumah Sianggah Tuan Kadi, Tempat Singgah Sultan Siak Sri Indrapura

Setelah kegiatan Day Visit Mentayan ini, tanpa diduga setiap minggunya ramai masyarakat yang berkunjung ke sini. Kunjungan sampai 800 pengunjung setiap akhir pekan, bahkam akhir pekan libur panjang kemarin sampai 2.600 lebih pengunjung yang datang.

"Jadi diluar ekpektasi kita di sini, sejak kegiatan Day Visit kemarin, kami pemuda di sini gotong royong setiap jumat membersihkan daerah sini. Kemudian Sabtu dan Minggu membuka kunjungan wisata," terang Saudah.

Sejumlah spot foto juga terus ditambah untuk pengunjung bisa menikmati selfie di sini. Selain itu yang awalnya hanya ada saung saung masyarakat ditengah sawah, pihak pemuda setempat membuat saung untuk pengunjung yang datang.

"Setidaknya ada sekitar empat saung yang sudah jadi, ada yang dibantu dari pemerintah desa ada juga inisiatif sendiri dari pemuda di sini," ungkapnya.

Menurut Saudah, dengan ramainya kunjungan, pemerintah Desa Mentayan mulai melirik potensi pendapatan desa dengan adanya agrowisata. Pemerintah desa mulai memperhatikan potensi wisata di sini dengan berencana menganggarkan pembangunan saung saung di pinggir sawah untuk pengunjung.

"Rencanannya ada sebanyak 24 saung akan dibangunkan oleh pemerintah desa di sini sampai kearah laut sana nantinya. Tetapi nanti bertahap mungkin," ungkapnya.

Menurut Saudah, luasan sawah yang kini ramai dikunjungi ini seluruhnya sawah masyarakat dengan luasan sekitar 200 hektare. Meskipun berbeda beda pemiliknya namun pemilik sawah cukup mendukung.

Baca juga: Fanji Giovani, Polisi Riau Yang Sukses Jadi Gamer

Baca juga: Kisah Bripda Habibi, Polisi Riau yang Nyambi Jualan Mie Aceh di Tembilahan Inhil

"Dengan catatan, kegiatan wisata ini tidak menganggu aktifitas masyarkat berladang dan tidak merusak padi mereka," ungkapnya.

Menurut dia, saat libur panjang kemarin dan ramai pengunjung memang sempat terjadi insiden adanya pengujung yang terpijak padi. Kondisi ini sempat diprotes pemilik sawah.

"Tapi sudah kita selesaikan, pemuda di sini berkomitmen untuk menjaga agar sawah masyarakat ini tidak rusak lagi. Bahkan ada yang bertugas untuk memperingati pengunjung," tambahnya.

Menurut Saudah, sebenarnya daerah Mentayan ini ada tiga potensi wisata. Selain Agrowisata yang saat ini sudah berjalan ada dua potensi lainnya yang bisa di kembangkan.

"Diantaranya Ekowisata mangrove dan wisata pantai. Ini diunjung sana kita juga punya mangrove dan pantai, kalau di pemerintah Desa Serius mau kembangkan semuanya bisa berjalan," tambahnya.

Melihat antusias masyarakat yang berkunjung ini cukup ramai, pemerintah Desa Mentayan berencana mengembangkan wisata di Mentayan ini mulai tahun depan. Ini diakui langsung Jalal kepala Desa Mentayan Kecamatan Bantan.

Baca juga: Habib Ramadhan Kenalkan Adat dan Budaya Kampar Riau Lewat Youtube

Baca juga: Sherly Putri Yandani, Wasit Cantik Asal Riau

"Kita sadari ada tiga lokasi wisata yang berdampingan di Mentayan ini, mulai dari lokasi Agrowisata ini, ekowisata dan pantai. Ini sudah kita masukkan dalam rencana pembangunan desa," ungkapnya.

Bahkan rencana ini mendapat dukungan sejumlah intansi pemerintahan terkait. Seperti dinas pariwisata kecamatan Bantan ini, mereka juga akan membantu pihak desa untuk mengembangkan ini..

"Renca awal akan kita tambah saung atau gazebo di lokasi ini sebanyak 25 unit. Sehigga pengujung datang bisa berisitirahat saat berkunjung, kemudian berikutnya akan kita rencanakan fasilitas wisata lainnya," tandasnya.

Sekilas Data

Wisata : Argrowisata Desa Mentayan
Lokasi : 20-30 Km dari Kota Bengkalis
Waktu Tempuh : 30 Menit dari Kota Bengkalis
Biaya Parkir : Rp. 2.000
Bentuk Wisata : Pemandangan Hamparan Sawah
Luas : 200 hektare hamparan sawah
Lokasi Dekat dengan Wisata Pantai

--

(tribunpekanbaruwiki.com/Muhammad Natsir)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved