Kisah Bripda Habibi, Polisi Riau yang Nyambi Jualan Mie Aceh di Tembilahan Inhil

Bripda YR Habibi, ia merupakan polisi Riau yang bertugas di Turjawali Satlantas Polres Indragiri Hilir yang nyambi jualan Mie Aceh

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaruwiki.com
Bripda Habibi, Polisi Riau yang Nyambi Jualan Mie Aceh di Tembilahan Inhil 

Kisah Bripda Habibi, Polisi Riau yang Nyambi Jualan Mie Aceh di Tembilahan Inhil

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Bripda YR Habibi, ia merupakan polisi Riau yang bertugas di Turjawali Satlantas Polres Indragiri Hilir.

Diluar kesibuknya menjalankan tugas sebagi seorang polisi, ternyata Bripda Habibi tak sungkan melayani pembeli dan penikmat mie Aceh serta berbagai menu lainya di Warung Bu Mantri dan Nyopi yang berlokasi di Jalan KH Dewantara tepatnya di parkiran Disdagtri Inhil.

Warung Bu Mantri dan Nyopi merupakan salah satu usaha yang sedang Bripda Habibi jalani untuk menyalurkan jiwa Enterpreneur yang tumbuh sejak ia kecil.

Berdagang bukanlah hal yang asing baginya, saat Bripda Habibi kecil ia pernah berjualan gorengan di Bus.

Bagi Bripda Habibi tidak ada kata malu selagi apa yang ia kerjakan halal, bahkan apa yang telah dicapainya dan menjadi seorang polisi tidak lepas daroi hasil berjualan mie aceh yang dilakukan orangtuanya.

"Jadi sudah biasa, saya tidak jualan sekarang saja, sudah dari kecil. Orangtua saya juga memang sudah jualan dari dulu, buka warung mie aceh di Bagan Batu," jelas Bripda Habibi saat berbincang santai bersama tribunpekanbaruwiki.com di Warung Bu Mantri dan Nyopi jalan KH Dewantara Tembilahan, Rabu (4/11/2020) malam.

Baca juga: Fanji Giovani, Polisi Riau Yang Sukses Jadi Gamer

Baca juga: Sherly Putri Yandani, Wasit Cantik Asal Riau

Baca juga: Menikmati Keindahan Wisata Alam Ulu Kasok, Raja Ampatnya Riau

Pengunjung tengah bersantai di Warung Bu Mantri dan Nyopi di Jalan KH Dewantara tepatnya di parkiran Disdagtri Inhil, Rabu (4/11/2020).
Pengunjung tengah bersantai di Warung Bu Mantri dan Nyopi di Jalan KH Dewantara tepatnya di parkiran Disdagtri Inhil, Rabu (4/11/2020). (tribunpekanbaruwiki.com)

Orangtua juga menjadi alasan bagi Bripda Habibi untuk membuka warung mie aceh di Tembilahan, pandemi Covid-19 berimbas pada usaha warung mie aceh orangtuanya di Bagan Batu sehingga memutuskan juga mencoba usaha serupa di Tembilahan.

"Awal mula mula ide membuka warung tersebut karena dampak Pandemi Covid-19, warung di Bagan Batu sudah mulai susah. Sebelumnya saya punya beberapa usaha juga di Tembilahan," kata Bripda Habibi.

Brida Habibi mengaku sengaja menamai warung bu mantri karena bapaknya merupakan seorang perawat atau mantri, sehingga orang-orang lebih lekat dengan sebutan bu mantri dan menjadikan itu sebagai branding.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved