Menikmati Keindahan Wisata Alam Ulu Kasok, Raja Ampatnya Riau

Wisata Alam Ulu Kasok merupakan wista yang menyerupai Raja Ampat, letaknya di Kabupaten Kampar Provinsi Riau

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Keindahan Wisata Alam Ulu Kasok, Raja Ampat dari Riau. Foto: Hasnil 

Menikmati Keindahan Wisata Alam Ulu Kasok, Raja Ampat dari Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Provinsi Riau memiliki tempat wisata yang tidak kalah menarik dengan daerah lain, satu diantaranya adalah wisata alam Puncak Ulu Kasok yang terletak di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

Ulu Kasok disebut-sebut sebagai Raja Ampar dari Riau, Jika dilihat dari Puncak Ulu Kasok pemandangan alamnya memang persis seperti Raja Ampat di Kabupaten Kepulauan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat meskipun tetap saja ada perbedaanya.

Dari Puncak Ulu Kasok ini mata Tribuners akan dimanjakan dengan pemandangan gugus pulau-pulau kecil yang terdapat diatas danau PLTA Koto Panjang yang berwarna hijau.

Lokasi Puncak Ulu Kasok ini tidak jauh dari Jalan Lintas Sumatra, tepatnya jalan Lintas Bangkinang - Payakumbuh.

Dari Kota Pekanbaru kira-kira membutuhkan waktu 2 jam dengan menggunakan kendaraan bermotor dengan jarak sekitar 83,6 kilometer hingga sampai ke Puncak Ulu kasok.

Untuk menuju ke Ulu Kasok dari Pekanbaru ini Tribuners akan melintasi Kota Bangkinang, ibukota dari Kabupaten Kampar. Selanjutnya terus ke arah Sumatra Barat.

Baca juga: Candi Muara Takus

Baca juga: Sherly Putri Yandani, Wasit Cantik Asal Riau

Baca juga: Rattan Handmade, Tempat Kerajinan Rotan Unik di Pekanbaru

Sepanjang Perjalanan setelah melewati Simpang Rantau Berangin saat menuju Ulu Kasok, Tribuners juga akan dimanjakan dengan pemandangan alam hijau yang ada di kiri dan kanan jalan.

Untuk menuju wisata alam Ulu Kasok ini Tribuners juga harus fokus jika membawa kendaraan sendiri karena akan melewati jalan yang menanjak dan berliku.

Perjuangan tidak sampai disitu, saat tiba di Kawasan wisata alam Ulu Kasok, Tribuner masih harus berjuang dengan cara berjalan menanjak beberapa ratus meter di Jalan Tanah hingga sampai di Ulu Kasok.

Sesampai di Puncak Ulu Kasok rasa penanpun akan terbayarkan dengan keindahan wisata Alam Ulu Kasok yang begitu memanjakan mata. Anda juga bisa mengabadikan moment keindahan Ulu Kasok bersama teman atau keluarga anda.

Namun bagi anda yang tidak kuat jalan menanjak bisa juga menyewa ojek untuk sampai ke Puncak Ulu Kasok dengan biaya sewa Rp.5000.
Jika tidak ingin kepanasan anda juga bisa menyewa payung Rp.5000.

Disekitar puncak Ulu Kasok Tribuners juga bisa membeli makan yang dijajakan oleh para pedagang di Pondok-Pondok khusus milik masyarakat setempat yang juga bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata atau disingkat Pokdarwis yang ada di Desa Tanjung Alai.

Baca juga: Kisah Anggota Dewan Riau Dagang Bakso Tak Laku, Sugeng Pranoto

Baca juga: 4 Jembatan Megah di Pekanbaru

Baca juga: Habib Ramadhan Kenalkan Adat dan Budaya Kampar Riau Lewat Youtube

Salah seorang pengunjung, Ajeng mengaku senang bisa berjunjung ke lokasi wisata alam Ulu Kasok ini bersama beberapa teman-temanya.

"Kalau ke Raja Ampat Papua kan biayanya juga mahal dan jauh, karena ada Raja Ampatnya Riau dan kita juga penasaran makanya kita ke Puncak Ulu Kasok ini," kata mahasiswa disalah satu Universitas di Riau ini kepada Tribunpekanbaruwiki.com beberapa waktu lalu.

Puncak Ulu Kasok ini pertama kali muncul dan viral melalui media sosial tahun 2017 lalu melalui unggahan foto-foto menarik. Berawal dari situ ribuan wisatawan atau masyarakat yang ada di Riau penasaran dan mengunjungi lokasi puncak Ulu Kasok ini. Sehingga kala itu Puncak Ulu Kasok ini menjadi salah satu destinasi wisata baru yang ada di kabupaten Kampar Riau.

Heboh Puncak Ulu Kasok Dipagar Kawat Berduri

Tahun 2017 lalu, puncak Ulu Kasok ini juga semakin viral karena dipagar dan ditutup oleh pagar kawat berduri, oleh orang yang mengaku sebagai pemilik lahan puncak Ulu Kasok ini.

Disekitar kawat berduri juga tertulis sebuah plang dengan tulisan warna merah dan huruf kapital "TANAH INI MILIK ZULKIFLI".

Usut punya usut ternyata tidak hanya satu orang yang mengaku pemilik lahan Ulu Kasok tersebut, bahkan sampai sepuluh orang. Hal ini juga membuat pihak terkait turun tangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved