10 Warga Terjaring Razia Makser di Kuala Kampar Pelalawan

im gabungan Kabupaten Pelalawan kembali menggelar razia penerapan protokol kesehatan di daerah pesisir dan kepulauan pada Senin, 26 Oktober 2020.

10 Warga Terjaring Razia Makser di Kuala Kampar Pelalawan

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Tim gabungan Kabupaten Pelalawan kembali menggelar razia penerapan protokol kesehatan di daerah pesisir dan kepulauan pada Senin, 26 Oktober 2020.

Kecamatan Kuala Kampar yang berada di Pulau Mendol menjadi sasaran. Personil gabungan yang terlibat dalam tim Hunter Bingal Covid-19 sebanyak 22 orang dari berbagai instansi. Seperti Satpol PP dan Damkar, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, BPBD, Pemerintah Kecamatan, dan Dinas Kesehatan.

Razia masker dipusatkan di Teluk Dalam ibukota kecamatan Kuala Kampar yang banyak dilalui warga menggunakan sepeda motor.

Kepala Satpol PP Pelalawan, Abu Bakar FE mengatakan Tim gabungan menggelar operasi yustisi berdasarkan dengan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 63 tahun 2020 tentang disiplin dan penerapan sanksi Protokol Kesehatan di Pelalawan.

Ada 10 warga yang terjaring dalam razia protokol kesehatan tersebut. Dari 10 warga yang terjaring razia masker diarahkan untuk mengikuti sidang di tempat yang digelar tim dari kejaksaan, hakim pengadilan, panitera, dan penyidik PPNS Satpol PP .

Baca juga: Andika, Murid Kelas 6 SD Asal Rohul Riau Menang Lomba Dai Nasional

Baca juga: Melihat Istana Rokan di Kabupaten Rokan Hulu Riau

Baca juga: Noviachri Imroatul Sadiyah Ingin Kenalkan Kain Songket di Australia

Pelanggar bisa memilih sansi sosial atau sanksi denda. Seluruh pelanggar memilih dihukum dengan sanksi sosial dan tidak ada yang memilih denda administrasi Rp 100 ribu RUPIAH.

Kecamatan Kuala Kampar mendapat giliran razia perdana di banding 11 kecamatan lainnya.

Mengingat jarak yang jauh dan harus menggunakan alat transportasi air seperti Speedboat untuk ke lokasi. Alahasil mengharuskan tim menginap di lokasi sebelum dan sesudah operasi.

Razia akan dilanjutkan pekan depan mengingat tim masih berada di Kuala Kampar. Ditambah lagi dengan cuti bersama dan libur panjang pekan ini tidak memungkinkan untuk melanjutkan razia.

--

(tribunpekanbaruwiki.com/Johanes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
Editor: Aan Ramdani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved