Lisa Sariani, Semangat Geluti Dunia Voice Over

Lisa Sariani merupakan perempuan yang saat ini masih sibuk menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Riau dan semangat menekuni dunia voice over

Editor: Aan Ramdani
Isimewa
Lisa Sariani Mahasiswa FKIP Universitas Riau yang semangat dalami dunia voice over 

Lisa Sariani, Semangat Geluti Dunia Voice Over

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Tribuner, Inspiring Woman kita kali ini bernama Lisa Sariani.

Lisa Sariani merupakan perempuan yang saat ini masih sibuk menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Riau.

Selain sibuk kulian, Lisa Sariani juga sedang semangat memanfaatkan suara indah berkarakter yang tuhan ciptakan untuknya.

Bukan menjadi serorang penyanyi tapi Lisa Sariani memilih untuk menjadi seorang Voice Over.

Berbekal suara indahnya, Lisa Sariani menjadi salah satu Voice Over Talent. Kemampuan sulih suara menjadi pekerjaan yang mendatangkan pendapatan baginya.

Beberapa permintaan jasa Voice Over dari berbagai pihak telah diterima Lisa Sariani. Meski belum mematok tarif. "Pasarannya sekali Voice Over per menit itu bisa sampai 2,5 juta. Tapi saya belum patok tarif," kata Lisa Sariani saat berbincang dengan tribunpekanbaruwiki.com, Sabtu 3 Oktober 2020 lalu.

Lisa Sariani yang berupakan Mahasiswi Semester VII Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau ini mulai menggeluti Voice Over sejak tahun 2019 lalu.

Sherly Putri Yandani, Wasit Cantik Asal Riau

Fanji Giovani, Polisi Riau Yang Sukses Jadi Gamer

Habib Ramadhan Kenalkan Adat dan Budaya Kampar Riau Lewat Youtube

Awalnya Lisa Sariani hanya membuat video pendek dengan bermacam konten dengan suara sendiri sebagai latar.

Hasil karya Lisa Sariani diunggah di media sosial. Videonya mengangkat berbagai hal. Potret kehidupan sosial, promosi daerah hingga kritik kepada pemangku kebijakan.

"Saya buat puisi, saya baca sendiri dengan diiringi musik, jadi seperti bercerita di balik videonya," kata Lisa Sariani. Semula ia belum terpikir untuk menjadi Voice Over. Ini hanya sekedar menyalurkan hobi seni dan sastranya saja.

Lisa pun banyak menerima pujian terhadap karyanya. Sampai suatu ketika, seorang penggiat film pendek yang juga jurnalis memintanya mengisi suara untuk beberapa konten.

Sejak itu ia baru mulai belajar teori Voice Over. Lisa Sariani kemudian mulai dikenal. Beberapa lembaga pernah meminta jasanya. Ia bahkan pernah diminta oleh salah satu Televisi Nasional menyulih berita dengan bahasa Melayu tentang budaya Melayu.

Di samping itu tentang kemanusiaan. "Ada dari lembaga kemanusiaan tentang bencana, baru-baru ini tentang Corona, menceritakan kondisi di daerah itu. Bagaimana supaya orang berdonasi," jelas Lisa Sariani Wanita 22 tahun ini.

Menurut Lisa Sariani, karakter suara yang dibuatnya tergantung permintaan klien. Tergantung materi dan tujuan dari narasi yang akan disulih. Pengalamannya di bidang teater menambah kemampuan Lisa menghadirkan rasa dan sentuhan emosional bagi pendengar.

Amar Memandikan Ular Piton Jumbo 5 Meter

Sahirman Semangat Jual Kuliner Ikan Asin di Tol Pekanbaru-Dumai

Kisah Kiai Berkuda di Riau Bagi-Bagi Bendera Merah Putih

Lisa Sariani mengatakan, teknik Voice Over ternyata sejalan dengan dunia Public Speaking. Ia aktif di KITA Centre, sebuah lembaga pelatihan dan motivasi. Ia sering ditugasi menjadi pembicara dalam acara motivasi. Baik daring maupun luring.

"Saya beruntung dikelilingi orang yang mendukung pengembangan potensi dalam diri saya," tutur Lisa Sariani. Belum lama ini, ia bergabung dengan sebuah Komisi Film Riau (KFR).

Lisa Sariani juga tertarik dengan dunia peran untuk lebih mendalami hobi sastra dan seninya. Ia bahkan bercita-cita menjadi artis. Tetapi tidak mesti artis dalam arti yang dipahami oleh awam.

"Artis itu tidak mesti yang di depan layar. Kalau sudah menjadi panutan, juga sudah jadi artis," ujar Lisa.

Aktif di Organisasi Kampus

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved