Wisata Riau

Keindahan Rumah Sianggah Tuan Kadi, Tempat Singgah Sultan Siak Sri Indrapura

Rumah Singgah Tuan Kadi merupkan rumah Singgah Sulatan Siak yang saat ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang di Kota Pekanbaru Riau

Editor: Aan Ramdani

Keindahan Rumah Sianggah Tuan Kadi, Tempat Singgah Sultan Siak Sri Indrapura

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Rumah Singgah Tuan Kadi merupakan rumah singgah Sultan Siak Sri Indrapura yang berlokasi di jalan Perdagangan Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru.

Rumah Singgah Tuan Kadi ini merupakan salah satu objek wisata sejarah yang ada di Kota Pekanbaru.

Dulunya kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi ini merupakan sebuah kampung di tepi Sungai Siak yang bernama Senapelan. Inilah kampung cikal bakal Kota Pekanbaru sebelum bertransformasi menjadi Kota Metropolitan seperti sekarang ini.

Rumah Singgah Tuan Kadi ini lokasinya tepat di tepi sungai Siak dan berada dibawah Jembatan Siak III atau Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah.

Kini kawasan wisata Rumah Singgah Tuan Kadi ini juga lebih tertata, Pemerintah Kota Pekanbaru juga telah membangun taman yang diberi nama Taman Tuan Kadi.

5 Benda Unik di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru

4 Jembatan Megah di Pekanbaru

Mengenal Rumah Godang Sentajo di Kenagarian Sentajo Kuansing Riau

Rumah Singgah Tuan Kadi merupakan salah satu situ budaya yang saat ini menjadi salah satu kawasan wisata sejarah yang ada di Kota Pekanbaru.
Rumah Singgah Tuan Kadi merupakan salah satu situ budaya yang saat ini menjadi salah satu kawasan wisata sejarah yang ada di Kota Pekanbaru. (tribunpekanbaruwiki.com)

Tribuners wajib mengunjungi kawasan wisata Rumah Singgah Tuan Kadi ini jika datang ke Kota Pekanbaru.

Dikutip dari tribunpekanbaru.com,. Rumah Singgah Tuan Kadi atau Rumah Singgah Sultan Siak ini berbentuk rumah panggung berarsitek Melayu, dulunya Rumah Singgah Tuan Kadi ini dibangun oleh H Nurdin Putih (mertua Tuan Qadhi H Zakaria) sekitar tahun 1895.

Pada tiang tangga Rumah Singgah Tuan Kadi terbuat dari bata berspesi dan tertera sebuah inskripsi 23:7 di kepala tangga sebelah kiri dan 1928 di kepala tangga sebelah kanan yang menunjukkan tarikh pembangunan tangga batu rumah panggung kayu ini yaitu 23:7 1928 atau 23 Juli 1928

Seperti dijelaskan diawal tadi, Rumah Singgah Tuan Kadi yang berbentuk linmas ini dulunya berfungsi sebagai rumah singgah bagi Sultan Siak Sri Indrapura apabila berkunjung ke Senapelan yang merupakan cikal bakal Kota Pekanbaru. Dulunya Senapelan merupakan atau Kota Pekanbaru saat ini merupakan daerah kekuasan Sulntan Siak.

Di Rumah Singgah Tuan Kadi inilah Sultan Siak beserta pengiringnya beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Rumah Tuan Qadhi lainnya yang terletak persis di belakang Mesjid Raya Pekanbaru atau sekitar 1.000 kaki ke arah tenggara.

Sekitar tahun 1990-an Rumah Singgah Tuan Kadi yang merupakan rumah tradisional melayu yang terbilang langka ini sempat berganti kepemilikan dari Hj. Aziah (cucu H. Nurdin Putih) kepada Atan Gope (alm), seorang pengusaha besi tua yang sukses di kawasan Senapelan era 1990-an hingga saat ini.

Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu

Masjid Raya An Nur

Candi Muara Takus

Keindahan Rumah Singgah Tuan Kadi yang berada tepat dibawah Jembatan Siak III dan di tepi Sungai Siak Jalan Perdagangan Kelurahan Kampung Bandra, Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. (tribunpekanbaruwiki.com/aanramdani)
Keindahan Rumah Singgah Tuan Kadi yang berada tepat dibawah Jembatan Siak III dan di tepi Sungai Siak Jalan Perdagangan Kelurahan Kampung Bandra, Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. (tribunpekanbaruwiki.com/aanramdani) (tribunpekanbaruwiki.com)

Namun demikian, pihak keluarga Atan Gope tidak pernah merubah bentuk Rumah Singgah Tuan Kadi tersebut sesuai amanah ibundanya yang sangat ingin memiliki rumah itu.

Selain bisa melihat Rumah Singgah Tuan Kadi, dikawasan ini pengunjung bisa menikmati bisa menikmati kemegahan Jembatan Siak III yang merupakan salah satu ikon yang ada di Kota Pekanbaru disamping melihat hilir mudik kapal penumpang atau barang yang hilir mudik di Sungai Siak.

Kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi dan Sungai Siak ini kini sering menjadi tempat pelaksanaan berbagai ivent wisata dan olahraga setelah terus dikembangkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.

Tribunpekanbaru juga pernam ambil bagian menggas ivent wisata dilokasi ini yaitu, Festival Sungai Siak (FFS) Desember 2018 lalu yang dihadiri turis nasional dan internasioanl.

Kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi ini juga menjadi lokasi pelaksanaan ritual Potang Balimau atau Balimau Kasi oleh pemerintah Kota Pekanbaru setiap tahunya. Balimau Kasi merupkan tradisi menyambut bulan suci Ramadhan yang digelar satu hari jelang puasa.

Saat pelaksanaan Potang Balimau atau Balimau Kasai puluhan ribu masyarakat Kota Pekanbaru biasanya tumpah ruah dikawasan Rumah Singgah Tuan Kadi dan Jembatan Siak III ini.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved