Wisata Riau

Mengenal Rumah Godang Sentajo di Kenagarian Sentajo Kuansing Riau

Saat ini Kenagarian Sentajo Kuansing Riau ini juga masih ketahap seleksi selanjutnya menjadi 20 besar Desana wisata nasional.

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Rumah Godang Sentajo di Desa Wisata Adat Kenagarian Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. (Tribun Pekanbaru Firmauli Simaloho) 

Mengenal Rumah Godang Sentajo di Kenagarian Sentajo Kuansing Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.com - Hallo tribuner kali ini kita akan membahas rumah adat sentajo yang ada di Kenagarian Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Sengingi, Riau.

Kenagarian Sentajo merupakan salah satu Desa Wisata yang saat ini masuk dalam 50 besar desa wisata nasional oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Saat ini Kenagarian Sentajo Kuansing Riau ini juga masih ketahap seleksi selanjutnya menjadi 20 besar Desana wisata nasional.

Warga Riau, khususnya warga Kuansing patut bangga dengan masih adanya desa yang begitu terjaga adat istiadatnya ini.

Rumah adat Kuantan Singingi di Kenagarian Sentajo atau yang lebih dikenal dengan sebutan Rumah Godang Sentajo ini usianya sudah ratusan tahun.

Meski demikian, Rumah Godang Sentajo yang ada di Kenagarian Sentajo ini masih terjaga dan kokoh berdiri.

Tumpukan Batu Peninggalan Abad Ke-14 Ditemukan di Makam Datuk Gigi Putih Desa Temiang Riau

5 Benda Unik di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru

Candi Muara Takus

Rumah Godang di Kenagarian Sentajo Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi.
Rumah Godang di Kenagarian Sentajo Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi. (Isimewa)

Kuncinya adalah bangga dengan peninggalan leluhur. Ya, secara turun temurun generasi dari beberapa suku yang ada di tanah Kenagarian Sentajo ini konsisten menjaga Rumah Godang ini tanpa menghilangkan keasliannya.

Tidak hanya itu, Rumah Godang Sentajo di Kuansing ini juga menjadi tempat pelaksanaan ritual adat istiadat, misalnya pelaksanaan musyawarah persukuan antara ninik mamak dan anggota suku, upacara pemberian gelar penghulu, pemberian gelar monti, pemberian gelar dubalang, serta pemberan gelar datuk bagi anggota suku yang memegang pimpinan adat.

Yang lebih menariknya suasana disaat hari raya idul fitri, masyarakat asli keturunan Kenagarian Sentajo yang berada diperantauan biasanya akan pulang ke kampung halamanya ini dan rumah godang tersebut akan menjadi tempat bagi mereka untuk bersilaturahmi.

Kini di Kenagarian Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Sengingi, Riau ini terdapat 27 Rumah Godang.

Kepala Urusan (Kaur) Umum desa tersebut, Madu Yusman mengatakan rumah adat usia ratusan tahun ini tetap ada dilakukan perbaikan-perbaikan. Namun, tidak mengubah bentuk asli rumah tersebut.

Habib Ramadhan Kenalkan Adat dan Budaya Kampar Riau Lewat Youtube

Kisah Kiai Berkuda di Riau Bagi-Bagi Bendera Merah Putih

Sherly Putri Yandani, Wasit Cantik Asal Riau

"Sampai saat ini 27 Rumah Godang di Sentajo masih mempertahankan bentuk aslinya. Secara turun temurun terus dilestarikan," saat berbincang dengan tribunpekanbaruwiki.com, Senin (21/9/2020).

Secara fisik, Rumah Godang Sentajo ini terdapat atap dua tingkat, bagian rumah memanjang, dengan beranda yang menjorok ke depan. Jendela berjejer di bagian depan samping kiri dan kanan pintu masuk. Kebanyakan dari rumah adatini juga masih mempertahankan tangga asli yang terbuat dari kayu, meski tampak tua, namun masih kuat.

Menurut Yusman, saat dilakukan perkumpulan untuk Bersilaturahmi antara ninik mamak, cucu dan kemenakan, disitu pulalah tungganai (mamak suku) menyampaikan keadaan rumah adat dan tahapan program pembangunan rumah adat tersebut. Dihadapan para petingi adat, tungganai melakukan permintaan sumbangan untuk perbaikan rumah adat.

Kepedulian para cucu dan kemenakan yang berada di rantau dan juga dermawan, membuat keberadaan rumah adat Kenegerian Sentajo masih berdiri kokoh dan masih difungsikan sampai sekarang.

Ia juga menyampaikan, terdapat 4 suku yang ada di Kenegerian Sentajo, yakni Caniago, Melayu, Paliang dan Patopang. Kemudian berkembangnya populasi maka Suku Paliang terbagi menjadi Suku Paliang Lowe, Paliang Soni dan Suku Tanjung namun datuk penghulunya tetap satu.

Fanji Giovani, Polisi Riau Yang Sukses Jadi Gamer

Rattan Handmade, Tempat Kerajinan Rotan Unik di Pekanbaru

Kisah Warga Riau Sukses Budidaya Kaktus Omset Puluhan Juta Perbulan

Sementara itu, untuk 27 rumah adat dari masing-masing suku di antaranya adalah, Patopang 3 unit, Piliang Soni 6 unit, Piliang Lowe 3 unit, Melayu 6 unit, Caniago 2 unit dan Tanjuang 7 unit.

Kepala Desa Sentajo, Heprianto mengatakan, selain Rumah Godang, di sana juga terdapat wisata lainnya, seperti hutan lindung Sentajo Raya, permainan gasing, silat pendekar bertuah, kuliner dan lainnya.

Hal itu membuat Sentajo semakin bisa menjadi salah satu pilihan pariwisata di Riau yang bisa diunggulkan, apalagi masyarakat di sana sudah cukup siap untuk menerima tamu dan kunjungan wisata dari manapun, bahkan puluhan wisatawan mancanegar sudah ada yang sampai ke Kenagarian Sentajo 2019 lalu.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved