Pertama Kali di Riau, Dokter Positif Covid-19 Meninggal Dunia

dr Oki Alfian menjadi dokter pertama di Riau yang meninggal dunia karena covid-19 sekitar pukul 08.15 wib di RSUD Arifin Ahmad , Kota Pekanbaru.

Editor: Aan Ramdani

Pertama Kali di Riau, Dokter Positif Covid-19 Meninggal Dunia

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - dr Oki Alfian menjadi dokter pertama di Riau yang meninggal dunia karena covid-19 sekitar pukul 08.15 wib di RSUD Arifin Ahmad , Kota Pekanbaru.

dr.Oki Alfian merupakan dokter muda usia 29 tahun yang bertugas sebagai dokter jaga di Puskesmas Gunung Sahilan I, Kabupaten Kampar, Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dedy Sambudi, Sabtu (12/9/2020) membenarkan kabar duka tersebut.

Menurutnya, dokter Oki dinyatakan positif setelah melakukan swab tes di RS Aulia Pekanbaru dan dilakukan perawatan.

"Karena kondisi yang bersangkutan semakin memburuk dipindahkan perawatannya ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru yang memiliki fasilitas perawatan lebih intensif," ungkapnya.

193 Petugas Medis Positif Covid-19 di Riau

VIDEO: Jumlah Covid-19 Meningkat, Pekanbaru Terapkan PSBM

Rika Mayasari, Motivator Wanita Termuda Asia Tenggara Asal Riau

Ini merupakan kabar duka kedua dari kalangan petugas kesehatan yang meninggal dunia di Provinsi Riau, setelah sebelumnya perawat di RSUD Dumai meninggal dunia karena positif covid-19.

Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Riau, Zul Asdi, meninggalnya dr Oki, menjadi pengingat bagi para dokter dan tenaga medis lainnya supaya terus lebih hati-hati dan waspada dalam menjalankan tugas.

"Dr Oki memang dokter pertama yang meninggal di Riau karena Covid-19. Kita minta dokter evaluasi diri, perhatikan perlindungan diri," kata Zul Asdi kepada Tribun, Sabtu (12/9/2020) siang.

Menurutnya banyaknya tenaga medis yang meninggal dunia di Indonesia karena terpapar covid-19 merupakan bukti nyata bahwa virus ini masih menyebar. Hal ini dibuktikan pula dengan angka penyebaran yang semakin tinggi tiap harinya.

Nikmati Es Krim Italia di Region Coffee and Gelato Pekanbaru

Fanji Giovani, Polisi Riau Yang Sukses Jadi Gamer

Komunitas HORE BMX

Untuk itu, ia mengajak agar tidak ada lagi perdebatan soal konspirasi tentang covid-19 ini.

"Dengan banyaknya dokter, perawat, medis, masyarakat dan lainnya yang meninggal, artinya ini petunjuk bahwa kasusnya masih meningkat tajam. Kita mengimbau semua pihak agar tidak lagi memperdebatkan, soal beda pendapat tentang adanya konspirasi Covid-19, kongkalikong dan sebagainya. Semua pihak jangan berdebat lagi, Covid-19 ada atau tidak, saat ini angka penularannya terus meningkat secara nasional," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar jangan terlalu banyak beraktivitas di luar rumah, dan lebih baik sementara tetap berada di rumah demi kesehatan dan keamanan tertular Covid-19.

"Semua masyarakat harus memperhatikan diri saat berada di luar. Ikuti terus protokol kesehatan. Kalau tidak perlu ke luar rumah tidak usah keluar, lebih baik berada di rumah sementara, jaga kesehatan keluarga," tuturnya.

--

(Tribunpekanbaru.com/Alexander dan
ikhwanul rubb )

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved