Asam Pedas Baung

Asam pedas baung, ini merupakan salah satu kudapan yang patut anda coba jika berkunjung ke Kota Pekanbaru.

Tribunpekanbaru.com
Asam pedas baung salah satu kuliner khas melayu Provinsi Riau. 

Rumah makan yang menyajikan asam pedas selalu ramai pengunjungnya. Adapun beberapa rumah makan yang menyajikan menu ini, yaitu pondok asam pedas baung dan rumah makan khas Melayu. 

Universitas Lancang Kuning

Living World Pekanbaru

Bandar Seni Raja Ali Haji

Asam Pedas Baung siap dinikmati oleh para pelanggan.
Asam Pedas Baung siap dinikmati oleh para pelanggan. (Tribunpekanbaru.com)

Kali ini tribunpekanbaruwiki.com, berkesempatan berkunjung ke rumah makan Pondok Asap Pedas Baung yang ada di Jalan Jendral Sudirman, tepat disebrang RS Awal Bros.

Sesuai dengan namanya, menu asap pedas ikan baung merupakan menu utama dan spesial yang ada di rumah makan ini.

Lebih dari tujuh belas tahun yang lalu Hj. Maryenik Yanda,SH, owner dari rumah makan khas melayu Pondok Asam Pedas Baung mulai memantapkan pilihanya untuk menggeluti bisnis kuliner khas melayu. Sesungguhnya ini bukan hanya sekedar bisnis, ia juga ingin berupaya memperkenalkan makanan melayu kepada masyarakat luas, terutama masyarakat diluar Riau

Sehingga dapat dikatakan bisnis tersebut merupakan upaya dirinya dalam melestarikan masakan-masakah khas Bumi Melayu Lancang Kuning.Disamping itu, masak-memasak juga memang sudah menjadi hobi bagi ibu empat orang anak ini.

Koki rumah makan saat sedang menyajikan asam pedas baung
Koki rumah makan saat sedang menyajikan asam pedas baung (Tribunpekanbaru.com)

"Awalnya memang banyak rumah makan yang menyajikan masakah khas daerah lain. Ada yang sudah membuka rumah makan khas melayu, namun waktu itu tidak menggunakan nama makanan khas. Kemudian kita putuskanlah menamai rumah makan yang kita dirikan ini dengan nama masakan khas melayu langsung. Jadi, memang kita jadikan ikon masakan melayu Riau ," jelasnya saat berbincang dengan Tribun.

Tidak mudah memang membangun usaha mulai dari nol, perlahan usaha kuliner khas melayu yang ia jalankan perlahan  mulai tumbuh. Maryenik mengisahkan,selama menjalankan bisnis tersebut sudah cukup banyak tantangan yang ia lalui.Namun, berkat kegigihanya semua persoalan bisa dihadapi dan diselesaikan dengan baik.

"Waktu awal-awal membuka usaha ini ya tidak langsung ramai seperti sekarang ini. Seminggu lebih memang sepi sekali. Tentu kita tidak hanya berdiam diri, kita selalu berusaha meyakinkan masyarakat bahwa masakan yang kita jual ini memang memiliki cita rasa tinggi khas masakan melayu. Alhamdullilah berangsur ramai. Kalau dulu itu seingat saya hanya hanya 17 meja," tuturnya.

Kedepan ia terus akan berupaya mencari inovasi-inovasi baru dalam pengembangan masakan-masakan khas melayu Riau. Misalnya seperti catring dan berbagai kudapan lainya.

 

Dalam kesempatan tersebut Ia juga sedikit berbagi tips dalam menjalankan bisnis kuliner. Pertama mengenai rasa, menurut dia soal rasa tidak bisa dianggap tidak penting karena ini juga akan menjadi salah satu indikator kepuasan konsumen atas rasa yang diasilkan dari masakan-masakan yang disuguhkan. 

Perpustakaan Soeman HS

Kebun Binatang Kasang Kulim

Komunitas Youtube Creator Pekanbaru

Ikan Baung merupakan bahan dasar utama untuk membuat asam pedas baung yang hidup di sungai-sungai yang ada di Riau.
Ikan Baung merupakan bahan dasar utama untuk membuat asam pedas baung yang hidup di sungai-sungai yang ada di Riau. (Tribunpekanbaru.com)
Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Aan Ramdani
Editor: Ahmad Nurrosikin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved