Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru merupakan bandara internasional yang terletak Di Ibu Kota Provinsi Riau yakni Pekanbaru

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru
Tribunpekanbaru.com
Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru 

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Kota Pekanbaru sebagai ibu Kota Provinsi Riau terdapat Bandar Udara yang diberi nama Bandara Sultan Syarif Khasim II Pekanbaru.

Dulunya Bandara Internasional ini bernama Bandara Simpang Tiga. Tidak hanya sebagai tempat penerbangan komersil.  Bandara ini juga menjadi home basenya Skuadron Udara TNI AU.

Pembangunan Bandara Sultan Syarif Khasim II Pekanbaru ini memiliki sejarah yang cukup panjang. Mulai dari zaman penjajahan hingga saat ini, memiliki cerita yang unik untuk kita simak.

Mulanya, Bandara ini hanyalah landasan udara dari tanah yang dikerasan saat bangsa Indonesia masih melawan para penjajahan Belanda dan Jepang yang digunakan sebagai pangkalan militer.

Setelah Indonsia merdeka, landasan udara tersebut tetap digunakan dan dilakukan perbaikan serta pembangunan.

Istana Siak

Monumen Lokomotif, Jejak Romusha di Pekanbaru Riau

Unilak Berikan Paket Sembako untuk Mahasiswa Kos

Dikutip dari laman resmi PT Angkasa Pura, awalnya Landasan pacunya adalah dari Timur menuju Barat dengan nomor runway 14 dan 32. Pada awal kemerdekaan di bangun landasan pacu baru yang terbentang dari arah utara menuju selatan dengan nomor runway 18 dan 36. Panjang landasan lebih kurang 800 meter dengan permukaan landasan berupa kerikil yang di padatkan. Pada tahun 1950 landasan pacu di perpanjang menjadi 1.500 meter, dan pada tahun 1967 landasan di mulai proses pengaspalan Runway, Taxi, dan Apron setebal 7 cm serta pertambahan panjang landasan sepanjang 500 meter.

Pada tahun 1960 Pemerintah mengoperasikan bandara ini menjadi bandara Perintis dan mengubah nama dari Landasan Udara menjadi Pelabuhan Udara Simpang Tiga.

Nama Simpang Tiga diambil karena lokasinya berada tiga jalan persimpangan yaitu jalan menuju Kota Madya Pekanbaru, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Indragiri Hulu.

Kemudian terhitung tanggal 1 September 1985 nama Pelabuhan Udara Simpang Tiga diganti menjadi  Bandar Udara Simpang Tiga yang ditetapkam berdasarkan rapat
Kepala Kantor Perwakilan Departemen Perhubungan tanggal 23 Agustus 1985.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Aan Ramdani
Editor: Ahmad Nurrosikin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved