Monumen Lokomotif, Jejak Romusha di Pekanbaru Riau

monumen lokomotif atau tugu pahlawan kerja. Lokasinya berada di komplek Taman Makam Pahlawan Kerja , Jalan Kharuddin Nasution

Tribunpekanbaruwiki.com
Monumen lokomotif atau tugu pahlawan kerja. Lokasinya berada di komplek Taman Makam Pahlawan Kerja , Jalan Kharuddin Nasution, Simpang Tiga, Kecamatan Bukitraya Kota Pekanbaru. 

Kemudian ada juga lokomotif yang terletak di kawasan kebun karet milik masyarakat di Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar.

Masjid Raudhatus Shalihin

Masjid Raya Pekanbaru

Tugu Selais Tiga Sepadan

Tugu pahlawan kerja ini di tandatangani oleh Gubernur Riau HR Soebrantas Siswanto, 10 November 1978 yang berada di Komplek Taman Makam Pahlawan Kerja Jalan Kaharuddin Nasution Kota Pekanbaru
Tugu pahlawan kerja ini di tandatangani oleh Gubernur Riau HR Soebrantas Siswanto, 10 November 1978 yang berada di Komplek Taman Makam Pahlawan Kerja Jalan Kaharuddin Nasution Kota Pekanbaru (Istimewa)

Sementara itu di Monumen Lokomotif yang terletak di Jalan Kaharuddin Nasution tersebut tampak ukiran peta sederhana perlintasan rel kereta api di Provinsi Riau.

Mulai dari Kota Pekanbaru, Sungai Pagar Kampar, Kabupaten Kuantan Sengingi, Logas Kecamatan Sengingi, Muaro Si Junjung, Muaro Kalabah, Solok, Padang Panjang dan Padang.

Pemandu Wisata sekaligus pemerhati sejarah , Iwan Syawal beberapa waktu lalu pernah berbincang tentang sejarah rel kereta api di Bumi Lancang Kuning.

Menurutnya banyak pekerja baik pribumi ataupun tawanan perang yang meninggal akibat proyek pembangunan rel kereta api oleh Jepang ini.

"Tadinya pemerintahan Belanda yang lebih awal mau melakukan pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan pantai barat hingga pantai timur Sumatera," jelas Iwan.

Namun karena beberapa faktor dan alasan pemerintah Belanda kala itu tidak melanjutkanya.

Salah satu alasanya adalah untuk membangun rel kereta api dari Pekanbaru - Muaro membutuhkan banyak biaya.

Museum Sang Nila Utama Pekanbaru

5 Benda Unik di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru

RTH Tunjuk Ajar Integritas

"Setelah Perusahaan Negara Kereta Api Hindia Belanda Nederlands Indische Staatsspoorwegen (NIS) melakukan penjajakan kemudian rencana pembangunan rel kereta api ini ditunda. Karena biayanya besar, banyak jembatan dan terowongan yang harus dibangun. Secara hitungan ekonominya tidak sebanding. Makanya tidak jadi dibangun oleh Belanda," paparnya.

Sebelumnya Belanda telah berhasil membangun rel kereta api di tanah Minang Kabau, Sumatra Barat yang berakhir di Pelabuhan Teluk Bayur yang dulunya bernama Emmahaven guna mengangkut hasil batu bara.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Aan Ramdani
Editor: Ahmad Nurrosikin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved