8 Hotel di Pekanbaru Tutup Akibat Wabah Covid 19

8 Hotel yang ada di Kota Pekanbaru terpaksa menutup sementara oprasional mereka akibat wabah covid 19 yang melanda tanah air Indonesia.

Penulis: Aan Ramdani
Editor: Ahmad Nurrosikin
tribunpekanbaru.com
Sejumlah Hotel di Pekanbaru terpaksa ditutup sementara akibat wabah covid 19 

8 Hotel di Pekanbaru Tutup Akibat Wabah Covid 19

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- 8 Hotel yang ada di Kota Pekanbaru terpaksa menutup sementara oprasional mereka akibat wabah covid 19 yang melanda tanah air Indonesia.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Riau Nofrizal memaparkan, sejak wabah covid 19 ini menyerang bisnis perhotelan salah satu yang terdampak. Bahkan dari hari ke hari tingkat hunian atau okupansi hotel terus menurun hingga 10 persen.

Berbagai kegiatan dan ivent dihotel juga banyak dibatalkan seiring dengan adanya himbauan atau larangan pemerintah tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan massa.

"Biaya oprasional tinggi sementara pemasukan terus menurun," jelas Nofrizal, Senin (6/4/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Nofrizal hanya merincikan 7 hotel di Pekanbaru yang tutup sementara akibat wabah covid 19, yakni Prime Park Hotel, Hotel Royal Asnof, Amaris, Madina, Oase, Grand Suka dan Winstar Hotel.

Museum Sang Nila Utama Pekanbaru

Kisah Suardi, Relawan Asal Riau

Habib Ramadhan, Youtuber Asal Kampar Riau

"Sedangkan satu hotel lagi belum mau disebutkan nama hotelnya," sambung Nofrizal.

Selain hotel tambah Nofrizal, PHRI Riau juga mencatat penutupan pusat konvensi dan restoran, yakni Pekanbaru Convention & Exhibition (SKA Co-Ex) dan Sultan Resto.

362 Karyawan Dirumahkan

Akibat penutupan sementara sejumlah hotel tersebut juga berunjung dirumahkanya 362 karyawan. Jumlah data tersebut sesuai dengan data dan laporan yang masuk ke Perhimpunan Hotel dan Restoran Riau.

"Kemudian karyawan itu sudah ada perjanjian dengan pihak manajemen bahwa untuk gaji akan tetap dikeluarkan, namun ada yang gajinya penuh ada juga yang tidak," tambahnya lagi.

Nofrizal merincikan, 362 karyawan yang dirumahkan tersebut sebagai berikut, Hotel Royal Asnof 43 karyawan, SKA Conventions & Exhibition 57, Prime Park 78, Hotel Amaris 26.

Kemudian Hotel Grand Madina 14, Hotel Oase 12, Hotel Winstar 31, Hotel Grand Suka 63 dan terakhir Sultan Resto sebanyak 38 karyawan.

RTH Tunjuk Ajar Integritas

Lokomitif Peninggalan Jepang di Pekanbaru

4 Jembatan Megah di Pekanbaru

Terkait sampai kapan hotel itu tutup, Nofrizal mengaku belum dapat memastikan kapan kebijakan penutupan hotel dan restoran berakhir, mengingat wabah covid 19 hingga saat ini masih terus berlangsung.

Dengan kondisi tersebut Nofrizal juga berharap ada kebijakan atau bantuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.

"Tapi kita berharap pemerintah memberikan keringanan untuk mengurangi dampak kerugian yang dialami pelaku usaha, misalnya untuk keringanan pembayaran pajak dan stimulus dari pemerintah," ujarnya.

Mengingat pekerja tersebut dirumahkan dengan waktu yang tidak ditentukan dan juga hari raya Idul Fitri sudah di depan mata tentunya para pekerja juga berharap Tunjangan Hari Raya (THR) yang tiap tahun mereka terima untuk bisa tetap dibagikan kembali tahun ini.

"Untuk THR belum ada kebijakan dari pemerintah, namun kita tetap mengakomodir gajinya. THR itu merupakan tunjangan, apakah akan tetap dibayarkan atau tidak saya tidak tahu," papar Nofrizal.

Selain menurunnya okupansi kata Nofrizal lagi, penutupan juga sebagai bagian dari peran industri hotel dan restoran untuk mengikuti arahan pemerintah terkait kebijakan social distancing.

"Jadi hal itu dilakukan juga mengantisipasi penyebaran virus corona terhadap karyawan dan keluarga karyawan," ujar Nofrizal

Kisah Muammar Syahida Penakluk Ular Berbisa dari Riau

Masjid Raya An Nur

Seikatsu Cosplay Community

Ikuti kami di
KOMENTAR
76 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved